5 Populer Internasional: Hamas Konfirmasi Kematian Abu Obeida - Trump Marah Kediaman Putin Diserang
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Hamas konfirmasi kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Hamas konfirmasi kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar
- Sementara itu, Donald Trump marah usai Vladimir Putin memberitahunya bahwa Ukraina mencoba menyerang kediamannya di Rusia utara.
- Di sisi lain, pasukan Koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi berhasil menggagalkan pengiriman senjata dan kendaraan tempur ilegal di Pelabuhan Mukalla, Yaman, Selasa (30/12/2025).
TRIBUNNEWS.COM - Dunia internasional kembali diramaikan sejumlah peristiwa yang menyita perhatian publik.
Hamas akhirnya mengonfirmasi kematian juru bicara militernya, Abu Obeida, setelah berbulan-bulan spekulasi.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahan atas serangan terhadap kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin.
Selengkapnya, berikut 5 berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.
1. Hamas Konfirmasi Kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar
Sayap bersenjata Hamas, Brigade Izz al-Din al-Qassam, secara resmi mengonfirmasi kematian juru bicaranya yang dikenal sebagai Abu Obeida, serta mantan pemimpin Hamas di Gaza, Mohammed Sinwar, dalam perang di Jalur Gaza.
Al Jazeera melaporkan, konfirmasi tersebut disampaikan melalui pernyataan video pada Senin (29/12/2025).
Pernyataan ini sekaligus menandai pengakuan resmi pertama Hamas atas kematian Abu Obeida.
Abu Obeida dikenal sebagai sosok yang selama lebih dari dua dekade menjadi wajah komunikasi militer kelompok tersebut.
Dalam pernyataan itu, Brigade al-Qassam juga memperkenalkan juru bicara baru.
Juru bicara tersebut tampil mengenakan penutup wajah.
Ia untuk pertama kalinya mengungkap identitas asli Abu Obeida.
Nama asli Abu Obeida disebut sebagai Hudhayfah Samir Abdullah al-Kahlout.
“Dengan bangga kami mengumumkan kemartiran pemimpin besar kami, Abu Obeida,” ujar juru bicara baru tersebut.
Ia menegaskan bahwa gelar dan peran Abu Obeida kini diwarisi oleh penerusnya.
Militer Israel sebelumnya mengklaim telah membunuh Mohammed Sinwar pada Mei 2025.
Baca tanpa iklan