Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aksi Demo Gen Z Bikin Iran Lumpuh Total, 21 Provinsi Alami Shutdown

Demo Gen Z bikin Iran lumpuh. Sebanyak 21 provinsi shutdown, pasar dan kampus tutup, ekonomi terhenti. Pemerintah serukan persatuan di tengah krisis.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Aksi Demo Gen Z Bikin Iran Lumpuh Total, 21 Provinsi Alami Shutdown
YouTube Republic World
IRAN. Tangkap layar YouTube Republic World, Selasa (30/9/2025) menunjukkan menunjukkan Suasana kota dengan jalan layang padat kendaraan, berdiri megah tiang tinggi mengibarkan bendera Iran. Iran mengeksekusi Bahman Choobi-Asl pada 29 September 2025. Demo Gen Z bikin Iran lumpuh. Sebanyak 21 provinsi shutdown, pasar dan kampus tutup, ekonomi terhenti. Pemerintah serukan persatuan di tengah krisis. 

Ringkasan Berita:
  • Iran lumpuh nasional setelah aksi demo besar yang dipimpin Gen Z memicu shutdown di 21 dari 31 provinsi, menutup kantor pemerintah, kampus, pasar, dan aktivitas bisnis.
  • Protes dipicu krisis ekonomi berat, inflasi tinggi, pengangguran, serta dampak sanksi internasional sejak 2018, mendorong mahasiswa dan kaum muda menuntut rezim mundur.
  • Pemerintah merespons dengan pengamanan ketat dan seruan persatuan nasional dari Presiden Masoud Pezeshkian, di tengah kekhawatiran krisis ekonomi.

TRIBUNNEWS.COM - Iran dilaporkan mengalami kelumpuhan nasional setelah gelombang demonstrasi besar yang dipimpin Generasi Z meluas ke berbagai wilayah.

Sedikitnya 21 provinsi dari 31 provinsi mengalami shutdown, ditandai dengan penutupan kantor pemerintahan, universitas, pasar, hingga aktivitas bisnis pada Rabu (waktu setempat).

Bahkan di banyak kota besar, jalan utama dijaga ketat aparat keamanan, dengan pembatasan pergerakan warga untuk mencegah berkumpulnya massa.

Mengutip dari foxnews, di Kota Teheran aktivitas pasar tradisional dan pusat perbelanjaan berhenti total setelah pedagang memilih menutup toko.

Kondisi serupa dilaporkan terjadi di Shiraz, Isfahan, Kermanshah, hingga Lorestan, seiring meningkatnya ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan.

Pemerintah menyebut shutdown sebagai langkah pengamanan untuk menjaga stabilitas dan mencegah meluasnya kerusuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun di lapangan, penutupan ini juga mencerminkan tekanan besar terhadap sistem administrasi negara, yang kesulitan beroperasi di tengah gelombang protes yang terus meluas.

Sumber keamanan menyatakan aparat dikerahkan secara masif di titik-titik vital, termasuk kompleks pemerintahan, fasilitas energi, dan jalur transportasi utama.

Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami gangguan layanan, termasuk pembatasan jam operasional transportasi umum dan pengawasan ketat terhadap arus keluar-masuk kota.

Gen Z Tuntut Rezim Mundur

Adapun aksi shutdown diberlakukan setelah mahasiswa dan kaum muda generasi Z turun ke jalan menuntut perubahan di tengah krisis ekonomi yang kian memburuk.

Baca juga: Iran Bergejolak, Gen Z Turun ke Jalan Tuntut Rezim Mundur Dari Kursi Jabatan

Aksi protes awalnya muncul di pusat-pusat perdagangan, termasuk pasar ponsel di Teheran, ketika para pedagang mengeluhkan lemahnya transaksi akibat harga impor yang melambung dan menurunnya minat beli masyarakat.

Namun situasi makin parah setelah memperoleh tekanan ekonomi jangka panjang akibat sanksi internasional yang kembali diberlakukan sejak 2018, menyusul penarikan Amerika Serikat dari perjanjian nuklir Iran.

Sanksi tersebut membatasi akses Iran ke pasar global, melemahkan sektor energi dan perbankan, serta berdampak langsung pada stabilitas ekonomi domestik.

Dalam beberapa bulan terakhir, tekanan ini semakin terasa ketika inflasi melonjak dan biaya hidup naik tajam, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami peningkatan signifikan.

Situasi tersebut lantas memicu ketidakpuasan yang merembet ke kampus-kampus.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas