Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kontroversi 'Salam Nazi' Zohran Mamdani, Elon Musk Ngamuk

Miliarder teknologi Elon Musk sekali lagi mengarahkan kritiknya atas tuduhan salam Nazi kepada Zohran Mamdani

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kontroversi 'Salam Nazi' Zohran Mamdani, Elon Musk Ngamuk
Akun X @X/@bennyjohnson
TUDUHAN SALAM NAZI - Wali Kota New York, Zohran Mamdani dituduh melakukan salam atau hormat Nazi, hal ini membuat miliarder Elon Musk ngamuk 

Ringkasan Berita:
  • Zohran Mamdani dituduh melakukan salam Nazi dalam sebuah acara
  • Tuduhan tersebut dikritik kembali oleh Elon Musk
  • Menurut Musk, tuduhan tersebut merupakan propaganda

 

TRIBUNNEWS.COM - Tuduhan hingga analisis kabar beredar belakangan ini menafsirkan gerakan Wali Kota New York, Zohran Mamdani sebagai salam Nazi atau hormat Nazi dalam sebuah acara.

Miliarder teknologi Elon Musk sekali lagi mengarahkan kritiknya pada apa yang ia sebut sebagai "media tradisional," menuduh media berita besar melakukan bias politik setelah mereka mengkritisi gestur tangannya yang kontroversial dari Zohran Mamdani.

“Karena mereka sebenarnya bukan organisasi berita, mereka adalah penyebar propaganda media arus utama untuk sayap kiri ekstrem,” tulis Musk dalam sebuah unggahan di X.

Dalam unggahannya, Musk menyebarkan video viral yang membandingkan gerakan lengannya pada acara pelantikan Donald Trump pada 20 Januari 2025 dengan gerakan lengan Mamdani.

Dalam unggahan ulang terbarunya, Musk berpendapat bahwa standar yang sama tidak berlaku untuk Mamdani, seperti dikutip dari India Today.

Rekomendasi Untuk Anda

Video yang dibagikannya menunjukkan Mamdani mengangkat lengannya ke luar dari podium, sebuah klip yang beredar online tetapi kurang mendapat perhatian media arus utama.

Zohran Mamdani dilantik sebagai walikota New York pada hari Kamis dalam sebuah upacara yang menarik perhatian global, tetapi momen tersebut dengan cepat berubah menjadi kontroversi setelah klaim daring menuduhnya melakukan salam ala Nazi.

Sebuah klip video singkat tentang gestur tangan Mamdani selama pelantikan menjadi viral, dengan suara-suara dari Partai Republik menarik paralel dengan perselisihan serupa yang melibatkan Elon Musk setahun sebelumnya.

Gerakan Musk, meletakkan tangan di dada diikuti dengan mengulurkan lengan ke luar, banyak dikritik pada saat itu oleh berbagai media termasuk The New York Times dan CNN, dengan para komentator dan Demokrat menyatakan bahwa gerakan itu menyerupai salam Nazi atau fasis.

Musk telah lama menolak kritik awal terhadap gesturnya, menggambarkannya sebagai fitnah politik.

Liga Anti-Defamasi sebelumnya mengatakan bahwa gerakan Musk tampak seperti ekspresi antusiasme yang canggung, bukan salam Nazi.

Baca juga: Ben Gvir Tuduh Jerman Kembali Mendukung Nazi karena Jerman akan Membuat Pengakuan Negara Palestina

Perbandingan yang muncul kembali ini telah menyulut kembali perdebatan daring, dengan pendukung Musk menuduh media melakukan kemarahan selektif, sementara yang lain berpendapat bahwa kedua gestur tersebut berbeda secara visual dan kontekstual.

Tentang Hormat atau Salam Nazi

Hormat Nazi merupakan bentuk salam yang digunakan pada masa kekuasaan Partai Nazi di Jerman, seperti dikutip dari Kompas.com.

Gestur ini dilakukan dengan mengangkat dan menjulurkan lengan kanan ke depan atau ke atas, sambil mengucapkan seruan seperti “Heil Hitler!”, “Heil, Mein Führer!”, atau “Sieg Heil!”. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas