Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.411: Zelensky dan Putin Masih Berselisih soal Wilayah

Upaya diplomatik untuk mengakhiri perang Ukraina-Rusia meningkat dalam beberapa pekan terakhir, perdamaian di depan mata?

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.411: Zelensky dan Putin Masih Berselisih soal Wilayah
lowyinstitute.org/Britannica/kolase tribunnews
PERANG RUSIA-UKRAINA - Kolase Tribunnews, gambar menunjukkan foto Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (kanan) yang diambil dari lowyinstitute.org/Britannica. Terbaru, upaya diplomatik untuk mengakhiri perang Ukraina-Rusia meningkat dalam beberapa pekan terakhir. 

Moskow mendorong kendali penuh atas wilayah Donbas di timur Ukraina sebagai bagian dari kesepakatan damai.

Sementara itu, Kyiv menolak tuntutan tersebut.

Pemerintah Ukraina memperingatkan bahwa menyerahkan wilayah hanya akan memperkuat posisi Rusia.

Kyiv juga menegaskan tidak akan menandatangani perjanjian damai yang gagal mencegah serangan Rusia di masa depan.

Zelensky: Ukraina Siap Bertahan Jika Diplomasi Gagal

Berbicara dalam konferensi pers pada Sabtu (3/1/2026) malam, Zelensky menegaskan, Ukraina tetap mengutamakan jalur diplomasi.

Namun, ia memperingatkan negaranya akan terus membela diri jika upaya perdamaian gagal.

“Jika Rusia menghalangi semua ini, dan jika mitra kami tidak memaksa Rusia menghentikan perang, akan ada jalan lain,” kata Zelensky.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jalan itu adalah membela diri,” ujarnya.

Baca juga: Drone Ukraina Hantam Fasilitas Energi dan Industri di Krasnodar, Tatarstan, dan Kaluga

Meski Amerika Serikat memberi sinyal positif terkait kesepakatan damai, warga Ukraina tetap waspada.

The Guardian melaporkan, kelelahan akibat hampir empat tahun perang membuat masyarakat Ukraina berhati-hati menyikapi proses diplomasi.

Pertemuan Kyiv Digelar di Tengah Klaim Serangan Drone

Pertemuan para penasihat keamanan di Kyiv menutup pekan yang diwarnai eskalasi kekerasan.

Rusia mengklaim, Ukraina meluncurkan drone ke kediaman Presiden Vladimir Putin dalam upaya serangan yang gagal.

Klaim tersebut, dibantah oleh Ukraina.

Moskow juga menuduh Kyiv menembakkan drone ke sebuah hotel dan kafe di wilayah Kherson selatan yang dikuasai Rusia.

Serangan itu, disebut menewaskan sekitar 28 orang yang sedang merayakan Tahun Baru.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas