Iran Pasang Status Siaga Perang, Siap Gelar Serangan Balasan Jika AS Menyerang
Iran siaga penuh hadapi ancaman AS, siap serang balik jika diserang. Israel juga tingkatkan kewaspadaan antisipasi potensi konflik regional.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Dalam skenario tersebut, Israel dipandang berisiko menjadi target balasan Iran, mengingat hubungan permusuhan yang telah lama berlangsung antara kedua negara.
Peningkatan kewaspadaan ini juga tidak terlepas dari pengalaman konflik sebelumnya. Israel dan Iran diketahui sempat terlibat konfrontasi militer selama 12 hari pada Juni lalu, yang memperlihatkan bahwa ketegangan dapat dengan cepat meningkat menjadi aksi militer.
Situasi tersebut menjadi pertimbangan utama bagi otoritas keamanan Israel dalam membaca potensi eskalasi lanjutan.
Sumber-sumber Israel menyebutkan bahwa langkah ini bersifat preventif, untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk serangan balasan terhadap kepentingan Israel atau pangkalan-pangkalan yang berafiliasi dengan Amerika Serikat di kawasan.
Namun demikian, pihak Israel tidak mengungkapkan secara rinci bentuk langkah konkret yang diambil dalam status siaga tersebut, dengan alasan pertimbangan keamanan.
Dengan meningkatkan kesiapsiagaan, Israel berupaya mengantisipasi dampak dari dinamika geopolitik yang berkembang cepat di Timur Tengah.
Menunjukkan bahwa Tel Aviv menilai situasi saat ini sebagai fase rawan yang berpotensi memicu eskalasi regional, terutama jika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berujung pada tindakan militer terbuka.
(Tribunnews.com / Namira)