Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indonesia–Turki Perluas Kemitraan Strategis, Menhan Sjafrie Hormat ke Erdogan

Gestur hormat Menhan Sjafrie ke Erdogan jadi sorotan. Pertemuan di Istanbul bahas kemitraan strategis Indonesia–Turki lintas sektor.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Indonesia–Turki Perluas Kemitraan Strategis, Menhan Sjafrie Hormat ke Erdogan
Instagram
SJAFRIE DAN ERDOGAN - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Menlu RI Sugiono bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istana Dolmabahçe, Istanbul, Sabtu (10/1/2026). Dalam momen itu, Sjafrie memberi hormat sebelum berjabat tangan dengan Erdogan. 

Ringkasan Berita:
  • Gestur hormat Menhan Sjafrie bikin diplomasi makin hangat
  • Erdogan sambut hangat, pembahasan strategis hampir satu jam
  • Indonesia–Turki sepakat perluas kerja sama pertahanan dan energi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberi hormat sebelum berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istana Dolmabahçe, Istanbul, Sabtu (10/1/2026).

Gestur simbolik itu membuka pertemuan penting yang menegaskan komitmen Indonesia–Turki memperluas kemitraan strategis.

Dalam video yang diterima Tribunnews.com, Menlu RI Sugiono lebih dulu menjabat tangan Erdogan.

Sjafrie kemudian mendekat, memberi hormat, lalu berjabat tangan.

Momen itu disambut hangat Erdogan sebelum ketiganya berfoto bersama.

Agenda Pertemuan Tingkat Tinggi

Kepala Biro Informasi Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan pertemuan berlangsung hampir satu jam.

Rekomendasi Untuk Anda

“Pembahasan difokuskan pada penguatan kemitraan strategis ke depan. Kedua pemimpin menegaskan komitmen memperluas kerja sama yang saling menguntungkan,” kata Rico, Minggu (11/1/2026).

Pertemuan ini menjadi salah satu puncak agenda kunjungan kerja tingkat tinggi di Turki setelah dilaksanakannya Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki di Ankara.

Agenda mencakup pertahanan, alih teknologi, produksi bersama, dan pengembangan SDM pertahanan. 

Fokus ini mendukung kemandirian industri pertahanan nasional, sejalan dengan prioritas pembangunan kapabilitas TNI dan ekosistem industri dalam negeri.

Baca juga: Greenland Tak Sudi Jadi Bagian AS, Trump Perintahkan Komandan Pasukan Khusus Susun Rencana Invasi

Kerja Sama Ekonomi dan Energi

Selain pertahanan, kedua negara membahas percepatan kesepakatan perdagangan preferensial terbatas.

Kolaborasi juga mencakup energi baru dan terbarukan, termasuk pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

Indonesia menyampaikan dukungan atas aspirasi Turki menjadi ASEAN Full Dialogue Partner.

Erdogan menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya hubungan strategis kedua negara sebagai middle power aktif dalam diplomasi global.

Kontrak Pesawat Tempur KAAN

Hubungan pertahanan Indonesia–Turki sebelumnya ditandai kontrak pengadaan 48 unit pesawat tempur KAAN pada Juli 2025.

Pesawat generasi kelima buatan Turki ini berteknologi siluman (stealth) dengan nilai kontrak USD10 miliar.

Kesepakatan itu tindak lanjut perjanjian antar-pemerintah (Government-to-Government/G2G) yang ditandatangani Juni 2025.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas