Internet Iran Akan Kembali Normal Setelah Blackout Selama Protes Nasional
Iran berjanji memulihkan internet nasional setelah pemadaman di tengah gelombang protes. Pemerintah koordinasi dengan aparat keamanan.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan pemerintah akan segera memulihkan akses internet di seluruh negeri setelah pemadaman nasional di tengah gelombang demonstrasi anti-pemerintah.
Araghchi menyebut proses pemulihan konektivitas sedang dikoordinasikan dengan lembaga-lembaga keamanan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Ia menegaskan pemerintah menyadari dampak luas pemutusan internet terhadap aktivitas publik dan layanan penting.
“Internet akan segera dipulihkan di Iran. Kami sedang berkoordinasi dengan otoritas keamanan untuk mencapai kemajuan dalam hal ini,” kata Araghchi, seperti dilaporkan media internasional.
Selain akses publik, pemerintah Iran juga berencana memulihkan konektivitas internet bagi kedutaan besar asing dan kementerian-kementerian pemerintah yang terdampak pemadaman.
Pemadaman internet nasional diberlakukan sejak 8 Januari 2026.
Langkah tersebut diambil di tengah gelombang protes besar yang dipicu krisis ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial Iran ke titik terendah sepanjang sejarah.
Aksi protes bermula pada 28 Desember 2025, ketika para pedagang menutup Pasar Besar Teheran sebagai bentuk protes ekonomi.
Dalam waktu singkat, aksi tersebut berkembang menjadi demonstrasi massal lintas kota.
Protes menyebar dari ibu kota Teheran ke berbagai wilayah lain, termasuk daerah pinggiran, dan kerap diwarnai bentrokan dengan aparat keamanan.
Memasuki awal Januari 2026, skala demonstrasi meningkat tajam dan berlangsung serentak di ratusan lokasi.
Baca juga: Demo Memanas, Iran Peringatkan AS-Israel Tak Ikut Campur dengan Opsi Militer
Pada 7 Januari, situasi mencapai puncak ketegangan dengan laporan belasan demonstran tewas dalam bentrokan.
Sehari kemudian, lembaga pemantau internet global Netblocks mencatat penurunan drastis lalu lintas data di Iran.
Kondisi tersebut menandai dimulainya pemadaman internet secara nasional, yang juga disertai gangguan layanan telepon seluler.
Pemerintah Iran memutus akses internet dengan alasan keamanan.
Baca tanpa iklan