Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Libur Langka di Jepang Tahun 2026, 5 Hari Berturut-turut karena Aturan Othello

Jepang akan menikmati libur panjang lima hari berturut-turut pada September 2026, fenomena langka yang disebut libur Othello atau Silver Week

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Libur Langka di Jepang Tahun 2026, 5 Hari Berturut-turut karena Aturan Othello
Tribunnews.com/Richard Susilo
LIBUR PANJANG - Gedung Diet parlemen Jepang, Selasa (14/1/2025). Di gedung itu, RUU Hari Libur Nasional diputuskan dan dijadikan undang-undang untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan kehidupan yang lebih bahagia 
Ringkasan Berita:
  • Tahun 2026 menghadirkan libur panjang langka di Jepang, dengan “Silver Week” selama lima hari berturut-turut pada September 
  • Fenomena ini terjadi karena Hari Penghormatan bagi Lansia dan Hari Ekuinoks Musim Gugur mengapit hari kerja yang otomatis menjadi libur, dikenal sebagai “libur Othello”
  • Bersama Golden Week, masyarakat Jepang diperkirakan dapat menikmati lebih banyak waktu luang untuk beristirahat atau beraktivitas

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO –  Tahun 2026 akan menjadi momen istimewa bagi masyarakat Jepang karena untuk pertama kalinya dalam 11 tahun.

Ketentuan khusus dalam Undang-Undang Hari Libur Nasional (Shukujitsuhō) berlaku sehingga warga bisa libur panjang yakni 5 hari berturut-turut bulan September mendatang.

"Fenomena ini terjadi karena Hari Penghormatan bagi Lansia jatuh pada Senin, 21 September 2026, sementara Hari Ekuinoks Musim Gugur, Rabu 23 September. Hari Selasa, 22 September—yang biasanya merupakan hari kerja—secara otomatis berubah menjadi hari libur karena berada di antara dua hari libur nasional," ungkap sumber pemerintah kepada Tribunnews.com Senin (12/1/2026).

Aturan ini dikenal luas sebagai “libur Othello”, merujuk pada permainan papan Othello, di mana satu keping di tengah dapat berubah warna ketika diapit dua keping lain. 

Dalam konteks hukum Jepang, hari kerja yang “diapit” dua hari libur nasional otomatis menjadi hari libur.

Dengan tambahan akhir pekan sebelum dan sesudahnya, masyarakat Jepang akan menikmati libur lima hari berturut-turut, dari Sabtu hingga Rabu.

Baca juga: Fenomena Keluarga Sewaan di Jepang Bagi Mereka yang Tak Punya Keluarga

Rekomendasi Untuk Anda

Ini menjadikan “Silver Week” 2026 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya hanya berupa “libur lompat” (hari libur terpisah oleh hari kerja) sehingga memerlukan cuti tambahan untuk menjadi panjang.

Penerapan aturan “libur Othello” tergolong langka. Terakhir kali terjadi pada 2015, dan sebelumnya pada 1979. 

Keunikan ini muncul karena tanggal Hari Ekuinoks ditentukan berdasarkan perhitungan astronomi, bukan tanggal tetap, sehingga hanya pada tahun-tahun tertentu susunannya memungkinkan hari kerja terjepit di antara dua hari libur.

Selain September, tahun 2026 juga akan menghadirkan libur panjang pada Golden Week. Karena 3 Mei (Hari Konstitusi) jatuh pada hari Minggu, maka 6 Mei akan menjadi hari libur pengganti. Dengan memasukkan akhir pekan, Golden Week juga berpotensi menjadi lima hari libur berturut-turut.

Dengan berbagai libur panjang tersebut, 2026 diperkirakan menjadi tahun yang “ramah waktu luang” bagi masyarakat Jepang

"Di tengah tekanan kenaikan harga dan biaya hidup, banyak pihak berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, bepergian, atau menekuni hobi yang selama ini tertunda," ungkapnya lagi.

Diskusi  beasiswa  di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas