Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jika Donald Trump Ikut Campur

Iran telah memperingatkan negara-negara tetangga yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jika Donald Trump Ikut Campur
Dok. Pemerintah AS via The Cradle
PANGKALAN MILITER AS - Foto memperlihatkan pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di Qatar, Al-Udeid. 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi di Iran kian memanas setelah muncul ancaman dari Presiden AS Donald Trump  kemungkinan AS  menyerang Iran jika negara itu mengeksekusi para demonstran
  • Iran membalas dan mengancam akan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah
  • Para diplomat mengatakan beberapa personel disarankan untuk meninggalkan pangkalan udara utama AS di Timur Tengah.

TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Iran memperingatkan negara-negara tetangganya di Timur Tengah yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS).

“Teheran telah memberi tahu negara-negara regional, mulai dari Arab Saudi dan UEA hingga Turki, bahwa pangkalan AS di negara-negara tersebut akan diserang jika AS menargetkan Iran. Meminta negara-negara ini untuk mencegah Washington menyerang Iran,” kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada Rabu (14/1/2026).

Ancaman itu mengemuka di tengah rencana Presiden AS Donald Trump turut campur menangani para demonstran di Iran.

Beberapa personel pasukan AS telah disarankan untuk meninggalkan pangkalan udara utama AS di Timur Tengah.

Meskipun tidak ada tanda-tanda evakuasi pasukan dalam skala besar.

Pada sebuah wawancara dengan CBS News kemarin, Trump bersumpah akan mengambil "tindakan yang sangat tegas" jika Iran mengeksekusi para demonstran yang tengah marak di negara itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Demonstrasi besar-besaran di Iran terjadi sejak akhir Desember 2025.

Setidaknya dari 2.400 demonstran tewas dalam aksi protes itu, menurut catatan kelompok hak asasi manusia.

Aksi warga Iran di berbagai wilayah turun ke jalan dipicu oleh krisis ekonomi, kenaikan biaya hidup, dan krisis politik.

Pangkalan Militer di Qatar Mulai Dikosongkan

Sementara itu sejumlah personel militer mulai meninggalkan pangkalan udara militer AS Al Udeid di Qatar pada Rabu (14/1/2026) malam.

Al Udeid adalah pangkalan AS terbesar di Timur Tengah yang menampung sekitar 10.000 tentara Amerika.

“Ini adalah perubahan postur dan bukan perintah evakuasi,” kata salah satu diplomat AS kepada Reuters.

GELOMBANG PROTES - Para pemilik toko dan pedagang melakukan protes di jalanan memprotes buruknya kondisi ekonomi dan mata uang Iran yang sedang terpuruk di Teheran pada 29 Desember 2025. Demonstrasi berubah menjadi gelombang protes yang memakan sebanyak 6 korban sejauh ini.
GELOMBANG PROTES - Para pemilik toko dan pedagang melakukan protes di jalanan memprotes buruknya kondisi ekonomi dan mata uang Iran yang sedang terpuruk di Teheran pada 29 Desember 2025. Demonstrasi berubah menjadi gelombang protes yang memakan sebanyak 6 korban sejauh ini. (HO/IST/Tangkap Layar/RNTV)

Puluhan warga Iran menyeberang perbatasan ke Turki

Puluhan warga Iran telah menyeberangi perbatasan ke Turki pada hari Rabu, saat pihak berwenang menindak para demonstran, lapor kantor berita Reuters. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas