Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Perwira Shin Bet Israel Ungkap Upaya Pembunuhan Benjamin Netanyahu

Niat, ide, dan gagasan untuk membunuh Netanyahu bukanlah hal yang aneh di kalangan beberapa kelompok demonstran penentang pemerintah Israel

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mantan Perwira Shin Bet Israel Ungkap Upaya Pembunuhan Benjamin Netanyahu
TheNational/Toaf Maayan
PERINTAHKAN PENGHANCURAN - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi kamp pengungsi Tulkarem, Tepi Barat Jumat (21/2/2025). Netanyahu memerintahkan penghancuran infrastruktur di wilayah itu dengan dalih meningkatnya serangan yang ditandai peledakan bus-bus di Tel Aviv. 

Mantan Perwira Shin Bet Ungkap Upaya Pembunuhan Benjamin Netanyahu
 
TRIBUNNEWS.COM - Seorang mantan perwira di Badan Keamanan Israel (Shin Bet) mengungkapkan upaya pembunuhan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Menurut surat kabar berbahasa Ibrani, Maariv, mantan perwira Shin Bet itu adalah Gonen Ben Yitzhak.

Baca juga: Di Tengah Kengerian Genosida Gaza, Elon Musk Terima Undangan Netanyahu untuk Kunjungi Israel

Dalam laporannya, Maariv menyoroti peran Ben Yitzhak dalam menggagalkan upaya pembunuhan Netanyahu tersebut

Ben Yitzhak yang saat ini bekerja sebagai pengacara, menjelaskan kalau dia secara kebetulan menemukan informasi tentang niat seorang aktivis anti-pemerintah untuk melakukan operasi pembunuhan terhadap Netanyahu.

Setelah mengetahui rencana itu, Ben Yitzhak bergegas memberi tahu Shin Bet.

Anggota Kelompok Oposisi

Dalam sebuah wawancara dengan podcast surat kabar tersebut, ia menyatakan kalau ia adalah anggota kelompok oposisi penentang keras kebijakan pemerintah saat ini.

Dia mengaku, bahkan secara teratur berpartisipasi dalam demonstrasi menentang kebijakan-kebijakan pemerintahan Israel saat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Namun saat dia mendengar dari seorang teman dekat tentang rencana aktivis tersebut, ia tidak ragu untuk turun tangan untuk mencegah kejahatan tersebut, meskipun ia tidak mengenalnya secara pribadi pada saat itu," tulis laporan tersebut.

Dia menambahkan, pihak berwenang menangkap aktivis tersebut dan menginterogasinya setelah dia melaporkannya.

Ben Yitzhak menekankan kalau dia merasa sangat terkejut ketika kemudian mengetahui identitas perencana pembunuhan tersebut.

"Ternyata tersangka adalah seseorang yang dikenalnya, dan dia berkata: "Ini benar-benar sebuah tragedi"," tulis laporan Maariv soal penuturan Ben Yitzhak.

NETANYAHU BERPIDATO - Foto ini diambil dari Facebook PM Israel pada Rabu (13/8/2025). Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan istrinya Sara (tidak terlihat dalam foto), berpartisipasi dalam peresmian Museum Knesset di Froumine House di Yerusalem pada 12 Agustus 2025.
NETANYAHU BERPIDATO - Foto ini diambil dari Facebook PM Israel pada Rabu (13/8/2025). Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan istrinya Sara (tidak terlihat dalam foto), berpartisipasi dalam peresmian Museum Knesset di Froumine House di Yerusalem pada 12 Agustus 2025. (Facebook PM Israel)

Niat Melenyapkan Netanyahu Jadi Hal Lumrah

Ben Yitzhak tidak hanya menyebutkan insiden ini, tetapi juga menjabarkan hal menarik lainnya yang terjadi di kalangan aktivis penentang pemerintahan Israel.

Dia mengatakan kalau niat, ide, dan gagasan untuk membunuh Netanyahu bukanlah hal yang aneh di kalangan beberapa kelompok demonstran penentang pemerintah.

Ben Yitzhak bahkan menyebut kalau dia mengenal sejumlah aktivis yang telah merencanakan untuk menargetkan Netanyahu atau pemimpin pemerintah lainnya.

Terlepas dari kebanggaannya sebelumnya atas pencapaiannya di bidang keamanan, termasuk merekrut seorang agen di barisan depan Hamas selama masa baktinya di Shin Bet, ia mengungkapkan kekecewaan yang mendalam atas perlakuan dinas keamanan Israel terhadapnya saat ini.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas