Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prancis Ingatkan AS Bahaya Caplok Greenland, Trump: NATO Tak Ada Apa-apanya Tanpa Amerika

Macron memperingatkan bahwa merusak kedaulatan negara sekutu Eropa akan menyebabkan reaksi berantai yang belum pernah terjadi sebelumnya

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Prancis Ingatkan AS Bahaya Caplok Greenland, Trump: NATO Tak Ada Apa-apanya Tanpa Amerika
tangkapan layar
GREENLAND DIINCAR AMERIKA - Tangkap layar postingan X Katie Miller, istri wakil kepala staf Gedung Putih Stephen Miller, menampilkan foto Greenland yang ditutupi bendera Amerika Serikat. Tangkap layar X @KatieMiller 

Prancis Ingatkan AS Bahaya Caplok Greenland, Trump: NATO Tak Ada Apa-apanya Tanpa Amerika

TRIBUNNEWS.COM - Prancis, satu di antara negara utama aliansi NATO, menjadi pihak yang vokal menentang rencana Amerika Serikat (AS) mencaplok Greenland, wilayah kekuasaan Denmark, anggota NATO.

Melalui Presiden Emmanuel Macron, Prancis  memperingatkan kalau pelanggaran kedaulatan Greenland akan memiliki konsekuensi yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Baca juga: NATO Bisa Runtuh, AS Pertimbangkan Opsi Militer Ambil Alih Greenland dari Denmark

Peringatan Prancis ini menjadi gambaran respons NATO setelah Presiden AS Donald Trump bersumpah untuk mencaplok wilayah tersebut ke Amerika Serikat.

Dalam rapat kabinet, Macron menekankan kalau Prancis memperhatikan secara serius pernyataan Trump tentang Greenland.

"Macron memperingatkan bahwa merusak kedaulatan sebuah negara sekutu Eropa akan menyebabkan reaksi berantai yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata laporan media dikutip dari Khaberni, Rabu (14/1/2026).

Dia juga menekankan kalau Prancis mengikuti perkembangan situasi tersebut secara seksama dan akan bertindak dengan solidaritas penuh terhadap Denmark serta menghormati kedaulatannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebaliknya, Presiden AS, Donald Trump terus menegaskan bahwa Greenland, dengan lokasi strategis dan kekayaan mineralnya, merupakan elemen vital keamanan nasional AS, dengan alasan bahwa kepemilikan AS atasnya diperlukan "untuk mencegah Rusia atau China memperluas pengaruh mereka di sana."

Di sisi lain, Greenland dan Denmark, yang mendapat dukungan dari beberapa negara Uni Eropa, bersikeras kalau pulau itu tidak untuk dijual.

Denmark menegaskan kalau ancaman penggunaan kekerasan adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab, dan bahwa masalah keamanan harus ditangani secara eksklusif dalam kerangka koordinasi antarnegara sekutu di dalam NATO.

RAKYAT GREENLAND MENOLAK - Hasil jajak pendapat menegaskan penolakan keras rakyat Greenland terhadap rencana pengambilalihan wilayah otonom Denmark tersebut oleh Amerika Serikat. Uni Eropa (UE) menyatakan siap memberikan bantuan keamanan bagi Greenland jika Denmark memintanya.
RAKYAT GREENLAND MENOLAK - Hasil jajak pendapat menegaskan penolakan keras rakyat Greenland terhadap rencana pengambilalihan wilayah otonom Denmark tersebut oleh Amerika Serikat. Uni Eropa (UE) menyatakan siap memberikan bantuan keamanan bagi Greenland jika Denmark memintanya. (HO/IST/dok. High North News)

Trump: NATO Tak Ada Apa-apanya Tanpa AS

Dalam penegasan niatnya menguasai Greenland, Trump justru mengumbar logika terbalik dari apa yang selama ini berlaku di NATO.

Dalam aturan perjanjian aliansi di NATO, satu ancaman bagi anggota merupakan ancaman bagi anggota lainnya, sehingga langkah kolektif dalam hal pencegahan dan penanggulangan ancaman akan dilakukan bersama.

Namun, Trump justru menilai kalau NATO seharusnya membantu Amerika memperoleh Greenland.

 Menulis dalam sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump mengatakan:

"Amerika Serikat membutuhkan Greenland untuk alasan keamanan nasional,".

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas