Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dewan Perdamaian Gaza Resmi Dibentuk Trump, Bakal jadi Tandingan PBB?

Presiden AS Donald Trump resmi membentuk Dewan Perdamaian (BoP) di Gaza yang disebut-sebut bakal menjadi tandingan PBB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Whiesa Daniswara
zoom-in Dewan Perdamaian Gaza Resmi Dibentuk Trump, Bakal jadi Tandingan PBB?
YouTube Reuters
DEWAN PERDAMAIAN - Presiden AS Donald Trump saat bertemu dengan wartawan di Gedung Putih untuk membahas perang antara Thailand dengan Kamboja, Kamis (11/12/2025). Trump secara resmi telah membentuk Dewan Perdamaian (BoP) di Gaza yang disebut-sebut sebagai cikal bakal organisasi internasional baru. 

Trump dilaporkan tengah merancang strategi ambisius untuk memosisikan Dewan Perdamaian Gaza sebagai tandingan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Langkah ini terungkap melalui dokumen piagam organisasi tersebut yang diperoleh oleh media Israel, Haaretz.

Berdasarkan laporan diplomatik, piagam tersebut telah dikirimkan kepada puluhan pemimpin dunia pada Sabtu (17/1/2026), disertai dengan undangan resmi untuk bergabung dalam dewan yang dipimpin langsung oleh Trump.

Dalam dokumen piagam tersebut, ditekankan perlunya sebuah badan pembangun perdamaian internasional yang "lebih lincah dan efektif".

Meskipun tidak menyebut nama PBB secara eksplisit, dokumen itu secara tajam menyindir institusi-institusi internasional saat ini sebagai lembaga yang "terlalu sering gagal".

"Perdamaian abadi membutuhkan keberanian untuk meninggalkan pendekatan dan institusi yang selama ini tidak membuahkan hasil," demikian bunyi salah satu poin dalam piagam tersebut.

Sejumlah pejabat senior Amerika Serikat disebut-sebut melihat inisiatif ini bukan sekadar solusi untuk konflik Gaza, melainkan sebagai cikal bakal organisasi internasional baru.

Baca juga: Trump Ungkap Nama Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Awali Gencatan Senjata Fase 2

Rekomendasi Untuk Anda

"Lembaga ini dirancang sebagai semacam PBB baru, yang terdiri dari negara-negara pilihan untuk membuat keputusan yang berdampak pada dunia," ungkap seorang sumber diplomatik kepada Haaretz.

Rencana ini sejalan dengan rekam jejak Trump yang kerap bersitegang dengan PBB.

Pada periode sebelumnya, ia pernah menarik AS dari berbagai badan PBB serta memotong dana bantuan untuk lembaga kemanusiaan seperti UNRWA.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas