Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alasan Denmark Ubah Warna Lampu Jalan Jadi Merah di Pinggiran Kopenhagen

Eksperimen ini juga menarik perhatian di luar Denmark, untuk menerangi jalanan tanpa mengganggu lingkungan sekitarnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Alasan Denmark Ubah Warna Lampu Jalan Jadi Merah di Pinggiran Kopenhagen
HO/IST/HO/IST/Pixels
RAMAH KELELAWAR - Ilustrasi lampu jalan berwarna merah. Denmark mengganti warna lampu konvensional dari putih menjadi merah agar menciptakan situasi ramah bagi kelelawar sehingga satwa itu tidak mengganggu. 

Alasan Denmark Ubah Warna Lampu Jalan Jadi Merah di Pinggiran Kopenhagen

Ringkasan Berita:
  • Proyek eksentrik ini sedang dilaksanakan di Gladsaxe, sebuah pinggiran kota di tepi Kopenhagen.
 
  • Lampu jalan konvensional di sepanjang sebagian Frederiksborgvej dekat Skovbrynet diganti dengan lampu berwarna merah

 

TRIBUNNEWS.COM - Denmark mengganti lampu jalan yang lazimnya berwarna putih dengan lampu berwarna merah di beberapa ruas jalan di pinggiran kota dekat Kopenhagen.

Alasannya? Untuk mengurangi dampak buruk terhadap satwa liar sekaligus menjaga agar jalanan tetap dapat digunakan oleh masyarakat.

Eksperimen ini juga menarik perhatian di luar Denmark, untuk menerangi jalanan tanpa mengganggu lingkungan sekitarnya.

Baca juga: Cuma Rusia yang Bisa Menghentikan AS, Ejekan Moskow ke Eropa-Denmark Soal Niat Trump di Greenland

 
Proyek ini sedang dilaksanakan di Gladsaxe, sebuah pinggiran kota di tepi Kopenhagen, di mana lampu jalan konvensional di sepanjang sebagian Frederiksborgvej dekat Skovbrynet diganti dengan lampu berwarna merah.

Sebuah pernyataan dari pemerintah kota Gladsaxe mengatakan bahwa daerah tersebut merupakan rumah bagi koloni kelelawar lokal, seperti yang dilaporkan oleh TOI.

Rekomendasi Untuk Anda

Alih-alih mematikan lampu sepenuhnya, para pejabat memilih warna yang dirancang untuk mengubah bagaimana cahaya buatan memengaruhi satwa liar.

Modifikasi ini hanya terlihat pada malam hari dan hanya di bagian jalan tertentu.

Lampu merah kemungkinan besar tidak akan terlalu mengganggu.

Kelelawar menjadi pusat perhatian dalam proses perencanaan.

Studi menunjukkan bahwa pencahayaan buatan dapat mengganggu pergerakan, pemberian makan, dan navigasi kelelawar, dengan cahaya gelombang pendek, seperti biru, hijau, atau putih, memiliki dampak terkuat.

Penelitian dari Belanda menunjukkan bahwa cahaya merah, yang memiliki panjang gelombang lebih panjang, kemungkinan akan kurang mengganggu perilaku kelelawar.

Selain itu, diharapkan akan lebih memudahkan kelelawar untuk berburu serangga.

Demi keselamatan, para pejabat menekankan bahwa mematikan lampu sepenuhnya bukanlah pilihan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas