Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Siap Produksi 1.000 Drone per Hari, Ukraina: Kremlin Tak Mau Damai

Rusia berencana untuk memproduksi 1.000 drone per hari, Ukraina mengatakan Kremlin tidak berminat untuk perundingan damai dan mengakhiri perang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia Siap Produksi 1.000 Drone per Hari, Ukraina: Kremlin Tak Mau Damai
Foto: Mikhail Metzel, TASS/Kremlin
PUTIN BERSERAGAM MILITER - Foto diambil dari laman Kantor Presiden Rusia pada Rabu (17/9/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berseragam militer di dalam kendaraan komando dan kendali komandan batalyon dalam kunjungannya ke wilayah Nizhny Novgorod dalam gabungan militer Rusia-Belarusia "Latihan Zapad 2025" pada Selasa, 16 September 2025. Pada 18 Januari 2026, Ukraina mengatakan Kremlin tidak berminat untuk perundingan damai karena Rusia berencana untuk memproduksi 1.000 drone per hari. 

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan invasi AS ke Greenland akan membuat Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi orang paling bahagia di dunia.

Dalam sebuah wawancara surat kabar, Pedro Sánchez mengatakan tindakan militer apa pun oleh AS terhadap wilayah Arktik Denmark akan merusak NATO dan melegitimasi invasi Rusia ke Ukraina.

“Jika kita fokus pada Greenland, saya harus mengatakan bahwa invasi AS ke wilayah itu akan membuat Vladimir Putin menjadi orang paling bahagia di dunia. Mengapa? Karena itu akan melegitimasi upayanya untuk menginvasi Ukraina,” kata Sánchez kepada surat kabar La Vanguardia yang diterbitkan pada hari Minggu.

“Jika Amerika Serikat menggunakan kekuatan, itu akan menjadi pertanda buruk bagi NATO. Putin akan dua kali lebih bahagia," tambahnya.

  • Pembicaraan Ukraina-AS akan Dilanjutkan di Swiss

Negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov mengatakan pembicaraan dengan pejabat AS tentang mengakhiri perang dengan Rusia akan berlanjut pada pembukaan Forum Ekonomi Dunia pekan ini di resor Swiss, Davos. 

Ia mengatakan pembicaraan selama dua hari di Florida dengan tim AS termasuk utusan Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, telah berfokus pada jaminan keamanan dan rencana pemulihan pascaperang untuk Ukraina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas