Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sinyal Intervensi, Trump: Denmark Gagal Tangani Ancaman Rusia di Greenland

Presiden AS Trump mengisyaratkan sinyal intervensi karena Kerajaan Denmark dinilai gagal menangani ancaman Rusia terhadap Greenland.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Sinyal Intervensi, Trump: Denmark Gagal Tangani Ancaman Rusia di Greenland
Facebook Donald J. Trump
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook Donald J. Trump, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 12 Desember 2025. AS meluncurkan serangan ke berbagai wilayah di Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat. Pada 18 Januari 2026, Presiden AS Trump mengisyaratkan sinyal intervensi karena Kerajaan Denmark dinilai gagal menangani ancaman Rusia terhadap Greenland. 

Ringkasan Berita:
  • Trump mengatakan sudah saatnya mengambil tindakan karena Denmark gagal menangani ancaman Rusia di Greenland.
  • Trump mengancam sekutu Eropa dengan tarif dagang yang tinggi jika mereka menentang rencana AS untuk memiliki Greenland.
  • Sekutu Eropa berharap dapat bertemu dengan Trump untuk membahas hal ini.
  • Kerajaan Denmark, pemerintah otonom Greenland, dan penduduk Greenland berulang kali menolak keinginan Trump.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan akan mengambil tindakan untuk menyingkirkan "ancaman Rusia" di Greenland.

Pria berusia 79 tahun itu mengatakan Kerajaan Denmark tidak mampu menangani ancaman Rusia terhadap wilayah otonom yang kaya mineral tersebut.

“NATO telah memberi tahu Denmark selama 20 tahun bahwa mereka harus menyingkirkan ancaman Rusia dari Greenland,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, Minggu (18/1/2026). 

“Sayangnya, Denmark tidak mampu berbuat apa pun. Sekarang saatnya, dan itu akan dilakukan!!!” lanjutnya.

Di masa jabatan keduanya ini, Trump berulang kali mengatakan ia ingin AS mengambil alih kendali Greenland, wilayah otonom yang merupakan bagian dari Kerajaan Denmark.

Gedung Putih bahkan merilis pernyataan Trump bahwa AS berminat untuk membeli wilayah otonom Denmark tersebut, yang sebagian besar tertutup salju dan dinilai strategis untuk pertahanan AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika tidak bisa memiliki Greenland melalui cara diplomasi, AS tidak mengesampingkan opsi untuk menggunakan kekerasan.

Para pemimpin di Denmark dan Greenland telah menolak pernyataan Trump.

Mereka mengatakan pulau itu tidak untuk dijual dan penduduk Greenland tidak ingin menjadi bagian dari Amerika Serikat, seperti diberitakan Anadolu Agency.

Baca juga: Eropa dan Donald Trump Pecah karena Greenland, Pejabat UE: China dan Rusia-lah yang Diuntungkan

Trump Ancam Sekutu Eropa

Ambisi Trump untuk mengambil alih Greenland telah memicu ketegangan dalam hubungan AS dengan negara-negara Eropa yang mendukung Denmark.

Trump berpendapat bahwa meningkatnya aktivitas China dan Rusia di Arktik membuat Greenland sangat penting bagi keamanan AS.

Greenland memiliki luas 2.166 juta km⊃2; dan dihuni oleh kurang lebih 56.000 penduduk, menurut data tahun 2025.

Pulau itu berada di antara Amerika Utara dan Arktik, tempat strategis bagi AS untuk sistem peringatan dini jika terjadi serangan rudal dan untuk memantau kapal-kapal di wilayah tersebut.

Pada hari Sabtu, Trump mengancam akan memberlakukan tarif yang semakin tinggi terhadap sekutu-sekutu Eropa kecuali Washington diizinkan untuk membeli Greenland.

Trump mengumumkan tarif 10 persen untuk barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia yang akan berlaku mulai 1 Februari 2026.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas