Trump Lirik Kanada Setelah Caplok Greenland, Sinyal AS Perluas Cengkeraman di Belahan Bumi Barat?
Trump fokus Arktik, khawatir Kanada rentan terhadap Rusia dan China. Ottawa tegas pertahankan kedaulatan, kirim pasukan latihan NATO ke Greenland.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Ringkasan Berita:
- Trump meningkatkan perhatian terhadap keamanan Kanada di Arktik, khawatir negara itu rentan terhadap pengaruh Rusia dan China, demi memperkuat dominasi Amerika di Belahan Bumi Barat.
- Pemerintah Kanada menegaskan semua keputusan terkait wilayah utara tetap di tangan Ottawa, menolak tekanan eksternal, dan menekankan pentingnya stabilitas kawasan serta solidaritas NATO.
- Kanada siap mengirim pasukan ke Greenland untuk latihan gabungan NATO, sebagai langkah simbolis mempertahankan kedaulatan.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai memusatkan perhatian pada Kanada setelah upayanya untuk menguasai Greenland memicu kontroversi internasional.
Menurut beberapa pejabat AS, Trump dalam beberapa pekan terakhir kerap mengeluhkan kerentanan perbatasan utara Kanada terhadap pengaruh Rusia dan China.
Oleh karenanya Trump lai memusatkan perhatian, menekan Kanada agar negara tetangga Amerika itu meningkatkan anggaran pertahanan.
Para pejabat mengungkapkan, kekhawatiran Trump muncul di tengah diskusi internal Gedung Putih tentang strategi Arktik dan upaya untuk memperkuat dominasi Amerika di Belahan Bumi Barat.
Trump percaya langkah ini akan memperkuat dominasi Amerika dan sekaligus menguntungkan sekutu Kanada, tanpa harus menempuh langkah ekstrem seperti pembelian atau aneksasi.
Kendati demikian pejabat AS menekankan, meskipun Trump sering mengeluh kepada para ajudannya tentang kelemahan pertahanan Kanada, tidak ada rencana untuk menempatkan pasukan AS di darat atau merebut negara itu secara paksa.
Fokus Trump lebih kepada memastikan AS memiliki kendali strategis di jalur perairan Arktik, termasuk Selat Davis dan Selat Baffin, serta menjaga akses ke sumber daya alam dan jalur pelayaran penting yang vital bagi ekonomi dan keamanan global.
“Trump sangat khawatir Amerika terus terombang-ambing di Belahan Bumi Barat, dan fokusnya kini tertuju pada bagaimana Kanada mempertahankan perbatasannya,” kata salah satu pejabat senior AS, yang enggan disebut namanya, sebagaimana dikutip dari Toronto Citynews.
Upaya ini dianggap sejalan dengan langkah Trump sebelumnya, termasuk pengambilalihan industri minyak Venezuela dan ancaman intervensi di Kuba, serta ketertarikannya pada Greenland, wilayah semi-otonom Denmark yang kaya sumber daya dan memiliki posisi strategis di Arktik.
Baca juga: Kanada Ketakutan, Giliran Negara Berikutnya yang Dicaplok Trump
Dengan kata lain, peningkatan perhatian Trump terhadap Kanada lebih merupakan langkah strategis untuk mengamankan jalur strategis dan sumber daya.
Serta memastikan pengaruh AS di Belahan Bumi Barat tetap dominan, bukan sebagai sinyal niat untuk mencaplok negara tetangga.
Kanada Tanggapi Fokus Trump di Arktik
Merespon pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait ambisi Greenland, Pemerintah Kanada menegaskan bahwa segala keputusan mengenai wilayah utara sepenuhnya berada di tangan Ottawa.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyatakan kekhawatirannya atas potensi eskalasi akibat kebijakan AS yang dinilai memicu ketegangan di kawasan Arktik.
Carney menekankan bahwa Kanada tetap berpegang pada prinsip kedaulatan wilayah dan menolak segala bentuk tekanan eksternal yang bisa merusak hubungan bilateral maupun posisi negara itu di NATO.
Bahkan baru-baru ini Kanada secara resmi mengumumkan kesiapan untuk mengirim pasukannya ke Greenland, menyusul meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat terkait ambisi Presiden Donald Trump terhadap wilayah Arktik tersebut.