Tanda-tanda Perang Segera Terjadi di Greenland: Dua Batalyon Divisi Airborne ke-11 AS Siaga Tempur
NORAD sudah mengirimkan pasukan. Di sisi lain, militer Denmark mengirimkan bala bantuan dan NATO semakin terlibat dalam pengamanan Greenland.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Tanda-tanda Perang Segera Terjadi di Greenland: Divisi Airborne ke-11 AS Siaga Tempur
Ringkasan Berita:
- Para pejabat AS, Denmark, dan NATO menyebut langkah-langkah ini sebagai hal rutin, tetapi kejanggalan mencuat
- Peningkatan jumlah pasukan yang tidak biasa ini menimbulkan kekhawatiran akan konflik terbatas jika negosiasi gagal
TRIBUNNEWS.COM - Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemerintah Denmark serta wilayah semi-otonomnya, Greenland, konfrontasi bersenjata -diprediksi terjadi secara terbatas- kemungkinan segera terjadi.
Kedua belah pihak telah meningkatkan pengerahan atau kesiapan pasukan mereka.
"Untuk wilayah yang damai, cenderung sunyi seperti Greenland, tingkat dan jumlah pasukan yang dikerahkan atau rencana pengerahan saat ini tidak biasa," tulis ulasan WN, dikutip Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Lapisan Rahasia Sedalam 300 Meter di Bawah Es Bisa Bikin Trump Mikir 2 Kali Buat Caplok Greenland
Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (North American Aerospace Defense Command) untuk pertahanan militer Amerika Utara (AS & Kanada) yang populer disingkat NORAD disebutkan sudah mengirimkan pasukan.
Di sisi lain, militer Denmark telah mengirimkan bala bantuan dan NATO semakin terlibat dalam pengamanan Greenland.
Perang habis-habisan sangat tidak mungkin terjadi jika kesepakatan sementara tercapai di Davos atau setelahnya terkait keinginan Trump untuk mengendalikan Greenland.
Namun hingga Selasa ini, hampir semua pihak tampaknya bersiap untuk perang sambil menyangkal kalau ada sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi di Greenland.
Berikut rangkuman tanda-tanda konfrontasi di Greenland akan terjadi:
1.500 Tentara Aktif AS Buat Minnesota atau Arktik?
Departemen Pertahanan AS telah memberikan perintah 'bersiap untuk dikerahkan' kepada 1.500 tentara aktif dari dua batalyon infanteri Divisi Lintas Udara (Airborne) ke-11.
Para tentara yang terlatih dalam perang Arktik ini bermarkas di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson dan Fort Wainwright di Alaska.
Divisi Lintas Udara ke-11 adalah formasi utama Angkatan Darat AS untuk Arktik dan cuaca dingin.
Meskipun versi resminya adalah kemungkinan pengerahan domestik ke Minnesota di tengah bentrokan antara penduduk setempat dan petugas imigrasi ICE, ada keraguan di media berita pertahanan bahwa siaga tersebut mungkin untuk Greenland.
Baca juga: AS Kerahkan 1.500 Tentara ke Lokasi Demonstrasi di Minnesota Jika Situasi Memburuk
Misi yang dinyatakan adalah untuk mendukung otoritas federal dan melindungi fasilitas federal jika kerusuhan meningkat di Minnesota, tetapi perlu dicatat bahwa tugas-tugas tersebut biasanya ditangani oleh Garda Nasional.