Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Salat Id di Jepang Disorot, Pengelola Himeji Castle Buka Suara

Pelaksanaan salat Id di kawasan Himeji Castle menuai polemik usai dipersoalkan soal izin, pengelola mengaku tak pernah menyetujui ibadah

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Salat Id di Jepang Disorot, Pengelola Himeji Castle Buka Suara
X
SALAT ID DISOROT - Poster ajakan Salat Eid dan Foto Bersama Konjen Indonesia di Osaka di lokasi salat Eid di area Taman Sannomaru Himeji Castle pada 31 Maret 2025 lalu. 

 Mereka bahkan sempat berfoto bersama.

Sumber tersebut juga mengritik  Imam di Masjid Muslim Kobe, Yusuf Fujitani, "Kan dia ustadz di Masjid Muslim Kobe tentu punya jaringan. Jangan asal posting di media sosial dong. Tanya dulu ke jaringannya benar atau tidak semua hal itu. Jadi ribut semua kan jadi tidak enak bukan?"

Baca juga: Pemilu Jepang 2026 Dibayangi Deepfake hingga Video Palsu, Tokoh Politik Jadi Sasaran Fitnah

Bagaimana Jika Ingin Menggelar Lagi?

Menanggapi rencana kemungkinan pelaksanaan salat Ied kembali di lokasi yang sama, Tsushi menyatakan pintu tetap terbuka, namun prosedur harus dipatuhi.

“Silakan langsung mengajukan izin jauh-jauh hari, mungkin dua minggu sebelumnya. Pihak pemerintah kota Himeji akan mempertimbangkan. Hasilnya ada dua kemungkinan, bisa diterima atau bisa ditolak,” jelasnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dan kepatuhan prosedur administratif dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan di ruang publik Jepang.

Terlebih di kawasan bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi. 

Penyelenggara salat Ied saat itu adalah Himeji Muslim Society dan pengunjungnya saat itu diperkirakan hadir sekitar 600 jemaah muslim dari berbagai bangsa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bagi komunitas Indonesia di Jepang, mungkin polemik ini menjadi pelajaran penting agar setiap kegiatan besar dilaksanakan secara tertib, legal, dan menjaga kepercayaan publik," ungkap Imamura warga Jepang yang tinggal di Osaka.

Diskusi  beasiswa  di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas