Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kota-Kota AS Pertama yang Akan Diserang Jika Perang Dunia Ketiga Pecah

Sejumlah kota strategis di Amerika Serikat diperkirakan menjadi target serangan jika Perang Dunia III pecah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Kota-Kota AS Pertama yang Akan Diserang Jika Perang Dunia Ketiga Pecah
Dok. Gedung Putih
PERANG DUNIA III - Presiden AS Donald Trump saat mengadakan konferensi pers dengan Jaksa Agung Pam Bondi dan Wakil Jaksa Agung Todd Blanche mengenai Kemenangan Mahkamah Agung, 27 Juni 2025. Sejumlah kota strategis di Amerika Serikat diperkirakan menjadi target serangan jika Perang Dunia III pecah, menurut pakar. 

Beberapa kota yang disebut antara lain Los Angeles, Chicago, dan New York, yang merupakan tiga kota dengan populasi terbesar di AS sekaligus pusat berbagai industri penting.

Serangan terhadap kota-kota tersebut berpotensi menimbulkan korban besar sekaligus melumpuhkan semangat publik.

Jika perang nuklir pecah, presiden yang sedang menjabat kemungkinan telah dievakuasi menggunakan pesawat khusus darurat.

Namun, hal itu tidak akan mencegah musuh menargetkan pusat pemerintahan AS, termasuk Gedung Putih dan markas Departemen Pertahanan di Pentagon.

Jika Trump Menginvasi Greenland: AS vs NATO

Selain potensi konflik AS-Rusia, Perang Dunia III juga dikhawatirkan bisa pecah jika AS benar-benar menginvasi Greenland, menyusul laporan bahwa Trump memerintahkan militer menyiapkan rencana tersebut.

Trump telah menunjukkan ketertarikan pada Greenland sejak masa jabatan pertamanya dan kembali mengangkat isu itu setelah dilantik untuk periode kedua.

Ia menilai wilayah otonom Denmark tersebut penting bagi keamanan nasional AS dan dibutuhkan segera.

Rekomendasi Untuk Anda

Secara geografis, Greenland memang berada di lokasi strategis antara Amerika Utara dan Arktik, sehingga ideal sebagai sistem peringatan dini terhadap serangan rudal.

PRESIDEN DONALD TRUMP - Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya menancapkan bendera AS di Greenland, disertai papan “Wilayah AS 2026”, ancaman caplok wilayah kian nyata, ketegangan geopolitik Arktik makin memanas.
PRESIDEN DONALD TRUMP - Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya menancapkan bendera AS di Greenland, disertai papan “Wilayah AS 2026”, ancaman caplok wilayah kian nyata, ketegangan geopolitik Arktik makin memanas. (Media sosial Truth @realDonaldTrump)

Namun, sejumlah pihak meragukan alasan tersebut.

Jeremy Shapiro, mantan pejabat Departemen Luar Negeri era Barack Obama yang kini menjadi direktur riset di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri di Washington, menyebut argumen Trump tidak berdasar.

"Argumen Presiden tentang Greenland jelas-jelas omong kosong dari atas sampai bawah," katanya kepada POLITICO (16/1/2026).

Meski mendapat penolakan dari banyak negara NATO, Trump disebut tetap meminta para jenderal menyiapkan rencana invasi.

Harrison Kass, penulis senior bidang pertahanan dan keamanan nasional di The National Interest, memperkirakan operasi militer AS akan berfokus pada akses, kontrol, dan logistik, tanpa membutuhkan kehadiran pasukan besar karena populasi Greenland relatif kecil.

Greenland sendiri kemungkinan akan bergantung pada NATO untuk pertahanan, sebab Denmark dan wilayah itu dinilai tidak memiliki kekuatan cukup untuk menghadapi AS sendirian.

Jika invasi terjadi, Kass memperingatkan AS berpotensi merusak bahkan menghancurkan aliansinya dengan NATO, terutama setelah Trump sebelumnya menuntut negara-negara anggota menaikkan belanja pertahanan hingga 5 persen PDB pada 2035.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas