Update Korban Gaza Januari 2026: 71.657 Warga Tewas dan 171.399 Luka-luka
Data terbaru hingga 25 Januari 2026 mencatat 71.657 warga Gaza tewas dan 171.399 luka-luka. Krisis kemanusiaan terus memburuk.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Hingga 25 Januari 2026, 71.657 warga Gaza tewas dan 171.399 lainnya luka-luka akibat konflik yang terus berlangsung.
- Israel terus melakukan operasi militer, termasuk meratakan kota Beit Hanoon, serta membatasi akses media seperti Al Jazeera dan menghambat bantuan kemanusiaan.
- Ketegangan politik dan konflik bersenjata terus berlanjut, dengan insiden penembakan, pencarian jenazah tawanan, dan kematian warga sipil, termasuk lansia, memperburuk krisis di Gaza.
TRIBUNNEWS.COM - Laporan terbaru mengenai dampak kemanusiaan di Jalur Gaza mengungkapkan angka korban yang terus meningkat drastis.
Berdasarkan data yang dihimpun sejak 7 Oktober 2023 hingga 25 Januari 2026, tercatat setidaknya 71.657 warga Palestina telah tewas, Al Jazeera melaporkan.
Angka ini menunjukkan bahwa 1 dari setiap 33 penduduk di Gaza telah kehilangan nyawa, dengan ribuan korban lainnya diperkirakan masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.
Selain korban jiwa, jumlah warga yang mengalami luka-luka telah mencapai sedikitnya 171.399 orang.
Hal ini berarti 1 dari 14 penduduk Gaza menderita luka-luka, di mana banyak di antaranya mengalami cedera serius yang mengubah hidup mereka selamanya.
Meskipun terdapat periode gencatan senjata, kekerasan yang terus berlanjut tetap memakan korban.
Sejak gencatan senjata tersebut, tercatat sebanyak 484 warga tewas dan 1.321 lainnya luka-luka.
Analisis citra satelit Copernicus Sentinel-1 per Oktober 2025 menunjukkan kerusakan masif di seluruh wilayah Gaza, mulai dari Gaza Utara, Kota Gaza, Deir el-Balah, Khan Younis, hingga Rafah.
Data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Palestina dan Kantor Media Pemerintah Gaza ini mempertegas skala kehancuran yang terjadi di wilayah tersebut.
Peristiwa Terkini Perang Israel-Palestina di Gaza
-
Israel Ratakan Kota Beit Hanoon
Investigasi mengungkap kampanye Israel untuk meratakan kota Beit Hanoon di Gaza.
Baca juga: Israel Gelar Operasi Skala Besar Temukan Sandera Terakhir di Gaza, Lanjutkan Fase 2 Gencatan Senjata
Tentara Israel berupaya meratakan sisa-sisa rumah di kota Beit Hanoon, Jalur Gaza utara, meskipun gencatan senjata telah dimulai pada bulan Oktober.
Tim investigasi digital Al Jazeera, Sanad, menganalisis citra satelit yang diambil pada 8 Oktober, dua hari sebelum gencatan senjata dimulai, dan 8 Januari.
Analisis menemukan bukti operasi tersebut.
Beberapa warga Palestina khawatir langkah ini adalah upaya Israel untuk mendirikan permukiman ilegal di Gaza.
Baca tanpa iklan