Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Kirim Surat Resmi ke Dewan Keamanan PBB, Teheran Tegaskan Hak Membela Diri

Iran meminta PBB bertindak atas ancaman AS, sementara Uni Eropa siapkan sanksi dan harga minyak dunia terus menguat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Iran meminta Dewan Keamanan PBB bertindak atas ancaman Amerika Serikat yang dinilai melanggar Piagam PBB.
  • Uni Eropa menyiapkan sanksi baru terhadap Iran dan mendorong penetapan IRGC sebagai organisasi teroris.
  • Ketegangan ini mendorong kenaikan harga minyak dunia karena kekhawatiran gangguan pasokan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Iran secara resmi menyerukan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bertindak atas ancaman Amerika Serikat.

Permintaan itu disampaikan melalui surat Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani.

Ia menilai pernyataan Presiden AS Donald Trump sebagai ancaman nyata terhadap kedaulatan Iran.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa “armada besar” Amerika Serikat sedang menuju Iran.

Iran menyebut pernyataan itu sebagai pelanggaran langsung terhadap Piagam PBB yang melarang ancaman penggunaan kekuatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Surat tersebut menjadi yang keenam dikirim Iran ke PBB sejak meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Iran Tegaskan Hak Membela Diri

Dalam suratnya, Iran menyatakan bahwa ancaman AS bukanlah insiden terisolasi.

Teheran menilai ancaman tersebut bagian dari pola tekanan, intimidasi, dan tindakan destabilisasi yang terus dilakukan Amerika Serikat.

Iran menegaskan kembali haknya untuk membela diri sesuai hukum internasional.

Pemerintah Iran menyatakan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan, wilayah, dan rakyatnya.

Iran juga meminta Dewan Keamanan dan pimpinan PBB untuk menolak segala bentuk ancaman atau penggunaan kekuatan oleh AS.

Baca juga: Prancis Dukung Usul Italia Agar Uni-Eropa Masukkan Garda Revolusi Iran ke Daftar Organisasi Teroris

Uni Eropa Dorong Penetapan IRGC sebagai Organisasi Teroris

Di Eropa, tekanan terhadap Iran juga meningkat.

Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola menyerukan agar Uni Eropa menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris.

Ia menyebut langkah tersebut sebagai kewajiban moral untuk merespons penindasan terhadap demonstran Iran.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas