Viral Turis di China Diterkam Macan Tutul Hanya Beberapa Saat Setelah Selfie
Seorang wanita di China diserang macan tutul salju setelah berselfie saat bermain ski.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Endra Kurniawan
Pemilik hotel mengatakan, “Kami melihatnya tadi malam, beberapa kilometer dari lokasi serangan, tetapi kami tidak dapat memastikan apakah itu macan tutul salju yang sama.”
Baca juga: Calvin Jeremy Syuting di Tengah Hutan Dikelilingi Macan Tutul, Terpikir Keluarga di Rumah
Pihak berwenang setempat memperingatkan warga bahwa beberapa penampakan macan tutul salju telah dilaporkan di kawasan Geopark dalam beberapa hari terakhir.
“Baru-baru ini, aktivitas macan tutul salju terdeteksi di Lembah Gem, Keketuohai."
"Macan tutul salju merupakan predator besar dengan kecenderungan agresif yang kuat."
"Saat melintasi daerah ini, harap bergerak cepat dan jangan berlama-lama."
"Jangan keluar dari kendaraan atau mendekat untuk mengambil foto, serta jangan pernah berjalan sendirian di daerah sekitarnya.”
Meski demikian, serangan terhadap manusia tergolong jarang karena hewan tersebut dikenal pemalu dan sulit dijumpai.
Ahli biologi dan konservasi asal Amerika Serikat, George Schaller, sebelumnya mengatakan:
“Saya tidak mengetahui satu pun kasus macan tutul salju yang menyerang dan membunuh manusia.”
Investigasi terkait serangan tersebut masih berlangsung.
Tentang Macan Tutul Salju
Mengutip snowleopard.org, macan tutul salju (Panthera uncia) dikenal di seluruh dunia karena bulunya yang indah serta perilakunya yang sulit diamati.
Hewan yang terancam punah ini biasanya ditemukan di wilayah pegunungan terjal Asia Tengah, termasuk China, India, dan Mongolia.
China merupakan negara dengan populasi macan tutul salju liar terbanyak di dunia, menurut Snow Leopard Trust.
Negara tersebut memiliki sekitar 60 persen dari total populasi macan tutul salju global.
Macan tutul salju beradaptasi dengan baik terhadap kondisi dingin dan tandus di habitat dataran tinggi.