Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kain Kiswah Ka'bah Disebut-sebut dalam Epstein Files, Dari Pelecehan Seksual ke Pelecehan Agama?

Kain kiswah Ka'bah disebut-sebut dalam Epstein Files. Kain tersebut diduga telah dikirimkan kepada Jeffrey Epstein.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Dalam salah satu gambar, Jagger terlihat duduk di antara Epstein dan mantan Presiden AS Bill Clinton. 

Bintang pop Jackson juga terlihat berdiri di sebelah Clinton, dan berpose untuk foto bersama Epstein di depan sebuah lukisan dalam gambar lainnya. 

Tokoh-tokoh terkenal lainnya yang tampil dalam foto-foto yang baru dirilis termasuk aktor Kevin Spacey, komedian Chris Tucker, miliarder Richard Branson, mantan duta besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson, dan Andrew Mountbatten-Windsor (Pangeran Andrew Kerajaan Inggris) dan mantan istrinya, Sarah Ferguson. 

Dalam sebuah gambar hitam-putih, Andrew terlihat berbaring di pangkuan lima orang yang wajahnya telah dihitamkan, sementara Maxwell berdiri di belakang mereka.

Departemen Kehakiman tidak menyertakan detail apa pun tentang isi atau konteks foto-foto tersebut. 

Virginia Giuffre, yang merupakan salah satu penuduh Epstein yang paling terkenal dan meninggal karena bunuh diri pada bulan April di usia 41 tahun, menuduh Mountbatten-Windsor melakukan pelecehan seksual ketika dia berusia 17 tahun. 

Namun Pangeran Andrew menyelesaikan gugatan dengan Giuffre pada tahun 2022, tetapi terus menyangkal tuduhan tersebut. 

Soal Laporan Pelecehan Anak di Bawah Umur 

Rekomendasi Untuk Anda

Pada September 1996, Maria Farmer, korban Epstein, mengadu kepada FBI bahwa Epstein terlibat dalam pelecehan seksual anak. 

Farmer mengatakan bahwa para pejabat AS gagal mengambil langkah untuk menyelidiki kasus tersebut. 

Meskipun nama pelapor disensor dalam dokumen yang berkaitan dengan pengaduan ini kepada FBI, Farmer telah mengkonfirmasi bahwa pengaduan tersebut dibuat olehnya.

“Saya ingin semua orang tahu bahwa saya meneteskan air mata kebahagiaan untuk diri saya sendiri, tetapi juga air mata kesedihan untuk semua korban lain yang telah diabaikan oleh FBI,” katanya, mengutip Al Jazeera.

Transkrip persidangan dewan juri yang baru dirilis juga mencakup kesaksian dari agen FBI yang menggambarkan wawancara yang mereka lakukan dengan gadis-gadis dan wanita muda yang menceritakan pengalaman mereka dibayar untuk melakukan tindakan seksual untuk Epstein. 

Menurut media lokal, narasumber termuda berusia 14 tahun.

Seorang wanita, yang saat itu berusia 21 tahun, mengatakan kepada dewan juri bahwa Epstein telah mempekerjakannya ketika dia berusia 16 tahun untuk melakukan pijat seksual, dan bahwa dia kemudian merekrut gadis-gadis lain untuk melakukan hal yang sama.

“Untuk setiap wanita yang saya tawari pekerjaan tersebut, dia akan memberi saya $200,” kata salah satu korban Epstein tersebut.

Hingga saat ini dilaporkan media AS, termasuk CBS, di antaran dokumen Epstein Files yang dirilis, banyak yang telah disensor, termasuk pernyataan polisi, laporan investigasi dan foto.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas