Manufaktur Semikonduktor Taiwan akan Produksi Massal Semikonduktor 3 Nanometer di Kumamoto Jepang
TSMC berencana memproduksi massal semikonduktor 3 nanometer di Jepang. Jika terwujud, ini jadi produksi chip paling mutakhir pertama di negeri itu
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- TSMC mempertimbangkan produksi massal semikonduktor 3 nanometer di pabrik kedua Kumamoto, Jepang, yang tengah dibangun
- CEO TSMC C.C. Wei menyampaikan rencana ini kepada PM Jepang Sanae Takaichi, yang menilai langkah tersebut strategis bagi keamanan ekonomi dan diversifikasi rantai pasok
- Jika terealisasi, ini menjadi produksi semikonduktor paling mutakhir pertama di Jepang
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Raksasa manufaktur semikonduktor asal Taiwan, TSMC, mengungkapkan rencana untuk mempertimbangkan produksi massal semikonduktor berteknologi 3 nanometer di pabrik keduanya yang tengah dibangun di Kota Kikuyo, Prefektur Kumamoto.
Jika terealisasi, ini akan menjadi produksi massal semikonduktor paling mutakhir pertama di Jepang.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wei Zhejia (C.C. Wei), CEO TSMC, saat bertemu dengan PM Sanae Takaichi di Kantor Perdana Menteri Jepang pada Rabu (5/2/2026).
Wei menyatakan bahwa pabrik kedua Kumamoto dirancang untuk memanfaatkan teknologi 3 nanometer milik TSMC dalam proses produksinya.
Saat ini, pabrik pertama TSMC di Kumamoto memproduksi semikonduktor dengan lebar jalur sirkuit 12 hingga 28 nanometer.
Teknologi 3 nanometer—di mana satu nanometer setara dengan satu per satu miliar meter—memungkinkan pemrosesan data yang jauh lebih besar dan efisien, namun menuntut tingkat teknologi dan investasi yang sangat tinggi.
Baca juga: Jumlah Pekerja asal Indonesia di Oita Jepang Capai 2.784 Orang
Perdana Menteri Takaichi menyambut positif rencana tersebut dan menilai kehadiran fasilitas produksi 3 nanometer di Jepang memiliki arti strategis besar bagi keamanan ekonomi nasional.
“Fakta bahwa pabrik semikonduktor paling mutakhir yang selama ini terpusat di Taiwan dapat berdiri di Jepang sangat penting bagi diversifikasi rantai pasok global dan penguatan keamanan ekonomi, mengingat semikonduktor adalah material strategis,” ujar PM Takaichi seraya mendorong agar pembahasan rencana ini dilanjutkan.
Dukungan juga datang dari Gubernur Prefektur Kumamoto, Kimura Kei, yang menyebut proyek pabrik kedua sempat menimbulkan kekhawatiran di tingkat daerah.
Namun, ia optimistis rencana produksi 3 nanometer akan menjadi fondasi lahirnya industri masa depan Jepang.
Pembangunan pabrik kedua TSMC di Kumamoto saat ini masih berlangsung, dengan aktivitas konstruksi yang terus berjalan.
Jika rencana produksi massal 3 nanometer terealisasi, Jepang berpeluang memperkuat posisinya sebagai basis penting industri semikonduktor global di tengah persaingan dan ketegangan geopolitik rantai pasok teknologi tinggi.
Diskusi semikonduktor di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan