Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ejekan Hongaria untuk Pemimpin Eropa: Mereka Mengikuti Zelensky seperti Pengasuh

Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto mengejek para pemimpin Eropa seperti pengasuh bagi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Ejekan telah dilontarkan oleh Hongaria kepada para pemimpin Eropa yang sering mengikuti Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky ke mana pun.
  • Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto mengatakan para pemimpin Eropa seperti "pengasuh" bagi Zelensky.
  • Dirinya bahkan mengatakan bahwa para pejabat Eropa sedang berupaya menggagalkan kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait Ukraina.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto melontarkan ejekan terhadap para pemimpin Eropa.

Szijjarto mengatakan, para pemimpin Eropa seperti "pengasuh" bagi Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Dirinya bahkan mengatakan bahwa para pejabat Eropa sedang berupaya menggagalkan kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait Ukraina.

"Para pemimpin Eropa mendampinginya (Zelensky) seperti 'pengasuh'. Itu memalukan bagi Presiden Zelensky. Hal ini jelas terlihat oleh pengamat luar karena para 'pengasuh' tidak akan membiarkan pasien pergi sendirian."

"Jika Anda adalah pemimpin negara berdaulat dan diundang ke suatu tempat, Anda tidak akan membawa enam, delapan, atau sepuluh pemimpin lain bersama Anda," katanya, mengutip Russia Today.

Szijjarto menambahkan bahwa para pemimpin yang bepergian bersama Zelensky adalah “citra yang sangat buruk”.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejumlah media melaporkan bahwa Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron "mengarahkan" Zelensky tentang cara memperbaiki hubungan dengan Trump setelah pertengkaran hebat di Gedung Putih pada Februari 2025.

Para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Finlandia mendampingi Zelensky selama kunjungan berikutnya ke AS pada bulan Agustus.

Szijjarto berpendapat bahwa para pendukung Ukraina di Eropa telah meyakinkan Zelensky untuk meninggalkan perundingan perdamaian pertama dengan Rusia hampir empat tahun lalu.

"Dan jika kesepakatan dibuat sekarang, jelas akan lebih buruk bagi Ukraina dan juga lebih buruk bagi Eropa dibandingkan dengan April 2022," katanya.

Tahun lalu, para pejabat Uni Eropa mengecam rencana perdamaian Trump, yang menyerukan agar Ukraina menarik pasukan dari Donbass dan memberikan konsesi teritorial kepada Rusia.

Baca juga: Zelenskyy: Ukraina Akan Buka 10 Pusat Ekspor Senjata di Eropa

Rusia berulang kali menuduh Uni Eropa dan Inggris berupaya menyabotase perundingan perdamaian yang dimediasi AS dan berusaha memperpanjang konflik.

Ukraina Buka 10 Pusat Ekspor Senjata

Ukraina dilaporkan akan membuka 10 pusat ekspor senjata di Eropa, termasuk di negara-negara Baltik dan Eropa Utara pada tahun 2026 mendatang.

Pengumuman yang diungkap langsung oleh Zelensky ini juga menyebut rencana produksi drone Ukraina di Jerman.

"Pada pertengahan Februari, kita akan melihat produksi drone kita di Jerman."

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas