Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Tak Mau Menunggu AS, Ancam Serang Iran Jika Program Rudal Teheran Melewati Batas

Israel ancam serang Iran tanpa menunggu AS jika program rudal melewati batas. Netanyahu dijadwalkan ke Washington bahas langkah keamanan dan diplomasi

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Sekaligus menetralisir ancaman yang dianggap aktif, tidak hanya bagi Israel tetapi juga bagi negara-negara di kawasan.

Sikap ini sejalan dengan doktrin pertahanan Israel yang selama ini menekankan langkah pencegahan dini terhadap ancaman strategis.

Dengan memperingatkan kemungkinan aksi sepihak, Israel juga berupaya mengirimkan sinyal tegas kepada Iran agar tidak melampaui garis merah yang telah ditetapkan.

Netanyahu Bakal Bertemu Trump di AS

Meski Israel menegaskan kesiapannya untuk bertindak secara sepihak terhadap Iran tanpa menunggu persetujuan Amerika Serikat, namun Tel Aviv  berjanji akan tetap menjaga komunikasi intensif dengan AS.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Dalam agenda itu, Brigadir Jenderal Omer Tishler, yang akan segera menjabat sebagai Komandan Angkatan Udara Israel, turut mendampingi.

Kehadiran Tishler dimaksudkan untuk mewakili Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, dalam pembahasan teknis dan strategis dengan pejabat pertahanan AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas berbagai skenario keamanan, termasuk langkah untuk menghadapi ancaman dari program rudal Iran.

Selain aspek militer, Pertemuan ini juga membahas kemungkinan kerangka negosiasi dengan Iran.

Pemerintah Israel menegaskan bahwa mereka hanya akan mendukung proses diplomasi yang mencakup pembatasan program rudal balistik Iran serta penghentian dukungan Teheran terhadap kelompok-kelompok sekutunya di Timur Tengah.

Sikap ini disampaikan langsung dalam forum koordinasi dengan pejabat AS sebagai bagian dari penyelarasan kebijakan kedua negara.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas