PM Thailand Kaget Partai Bhumjaithai yang Dipimpinnya Menang Telak Pemilu
Anutin mengaku bahwa pihaknya hanya menargetkan Bhumjaithai meraih perolehan kursi 140 hingga 170 kursi di parlemen kali ini.
Penulis:
Bobby W
Editor:
Suci BangunDS
Melalui hubungan dekat dengan warga di sepanjang perbatasan, partai merasakan bahwa sentimen nasionalisme masih sangat kuat.
Janji kampanye untuk tidak menurunkan kewaspadaan terhadap Kamboja serta langkah-langkah peningkatan kesejahteraan warga jika terjadi penutupan perbatasan menjadi faktor penentu kemenangan.
"Bhumjaithai sempat diejek sebelum pemilu karena kampanye yang bermuatan patriotik ini," pungkasnya.
Hasil Sementara Pemilu
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum Thailand per Senin (9/2/2026) dengan suara masuk 94 persen, Partai Bhumjaithai pimpinan PM Anutin Charnvirakul diprediksi menang telak.
Partai yang berdiri sejak 2008 ini berhasil mengamankan 193 kursi, melonjak drastis dari hanya 71 kursi pada Pemilu 2023.
Sementara itu Partai Rakyat atau Phak Prachachon, yang merupakan penerus dari Move Forward Party atau Phak Kao Klai, berada di peringkat kedua dengan perolehan 118 kursi.
Di sisi lain, Pemilu 2026 menjadi catatan kelam bagi Partai Pheu Thai.
Partai yang terafiliasi erat dengan keluarga miliarder Thaksin Shinawatra ini mengalami kemerosotan paling tajam dalam sejarah partisipasi politik mereka.
Baca juga: Viral Kandidat PM Thailand Janji Beli Manchester United bila Menang Pemilu
Di Pemilu 2026 kali ini, Pheu Thai mengalami penyusutan kursi secara drastis dari 141 kursi pada 2023, menjadi hanya 74 kursi.
Analis politik menilai, hasil buruk Pheu Thai adalah dampak berantai dari skandal etika yang menjerat mantan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra.
Pelengseran Paetongtarn oleh Mahkamah Konstitusi pada 29 Agustus 2025 lalu tampaknya meninggalkan luka dalam dan mosi tidak percaya di benak para pemilih tradisional mereka.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan