Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Asisten Influencer Curi Identitas Daring Bosnya, Mengaku Mahasiswi Harvard dan Raup Rp2,5 Miliar

Asisten influencer curi identitas & pakai AI demi jadi mahasiwa Harvard palsu. Raup Rp2,5 M, kini dipolisikan! Simak kisah pengkhianatannya

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Asisten Influencer Curi Identitas Daring Bosnya, Mengaku Mahasiswi Harvard dan Raup Rp2,5 Miliar
Tribunnews.com/163.com
PENCURIAN IDENTITAS - Influencer fesyen dengan tiga juta pengikut, Chen Xin, mengungkap pengkhianatan dari asisten pribadinya yang diduga mencuri identitas daringnya dan berpura-pura menjadi mahasiswa Harvard Medical School. Chen, yang dikenal dengan akun @Daxin-kissis, menyebut asistennya, Jiang yang telah bekerja bersamanya selama 6 tahun memalsukan identitas sebagai wanita muda kaya asal Tiongkok pada 24 Januari lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Influencer Chen Xin dikhianati asistennya, Jiang, yang mencuri identitasnya selama 2,5 tahun 
  • Jiang masuk ke rumah tanpa izin, memakai baju mewah Chen, dan menggunakan AI untuk memanipulasi foto agar tampak seperti mahasiswi Harvard 
  • Ia meraup Rp2,5 miliar dari siaran langsung 
  • Kini Chen menempuh jalur hukum atas dugaan penipuan dan penggelapan.

TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK – Influencer fesyen dengan tiga juta pengikut, Chen Xin, mengungkap pengkhianatan dari asisten pribadinya yang diduga mencuri identitas daringnya dan berpura-pura menjadi mahasiswa Harvard Medical School.

Chen, yang dikenal dengan akun @Daxin-kissis, menyebut asistennya, Jiang yang telah bekerja bersamanya selama 6 tahun memalsukan identitas sebagai wanita muda kaya asal Tiongkok pada 24 Januari lalu.

Menurut laporan, Jiang diduga melakukan sejumlah tindakan ilegal dan manipulatif mulai mengakses rumah Chen Xin menggunakan kata sandi majikannya tanpa izin, mengenakan pakaian mewah Chen, termasuk piyama dan stoking, dan menggunakan barang-barangnya untuk properti foto.

Dikutip dari SCMP, Jiang juga mengunggah foto-foto Chen yang sebelumnya tidak dipublikasikan, memanipulasi tubuhnya dengan teknologi AI, serta memoles wajahnya secara berlebihan.

Ia juga memalsukan alamat IP agar terlihat sedang berada di Amerika Serikat, padahal ia berada di Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur.

Pada Januari lalu, Jiang mengadakan siaran langsung bertajuk intelligent woman’s growth dan dikabarkan meraup tip 1,14 juta yuan (sekitar Rp2,5 miliar).

Baca juga: Talitha Curtis Putuskan Berhenti Jadi Influencer: Aku Capek Maksa Diri

Awal Mula Terbongkar
Rekomendasi Untuk Anda

Chen mengetahui akun palsu tersebut setelah seorang asing mengirim peringatan.

Dalam interaksi dengan pengikutnya, Jiang sempat mengaku sebagai saudara perempuan Chen untuk menjelaskan kemiripan latar foto dengan rumah influencer tersebut.

Chen terkejut karena akun palsu itu telah memblokirnya selama lebih dari dua setengah tahun.

Menurut Chen, Jiang awalnya mendekatinya sebagai penggemar yang meminta bantuan finansial.

Chen pun memberinya pekerjaan agar Jiang memiliki penghasilan tetap sambil belajar keterampilan media baru.

"Saya merasa sangat dikhianati," ujar Chen.

Ia bahkan sempat memberikan uang tambahan saat Jiang meminta izin cuti bulan lalu untuk merawat ayahnya yang sakit.

Langkah Hukum

Awalnya Jiang mengakui kesalahannya, menyebut motivasinya adalah kesombongan.

Chen sempat mempertimbangkan untuk tidak menuntut secara hukum dengan syarat Jiang meminta maaf secara terbuka dan mengembalikan tip.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas