5 Populer Internasional: Rencana China Perkuat Kapal Induk - Epstein Diduga Sumbang Dana ke Israel
Populer internasional: dokumen pajak mengungkap Jeffrey Epstein pernah menyumbang dana ke militer Israel dan pemukiman ilegal di Palestina
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- China berencana memperkuat armada kapal induknya hingga sembilan unit pada 2035 untuk menyaingi Amerika Serikat.
- India menyita tiga kapal tanker minyak di Laut Arab yang diduga terkait jaringan penyelundupan minyak Iran.
- Dokumen pajak mengungkap Jeffrey Epstein pernah menyumbang dana ke militer Israel dan pemukiman ilegal di Palestina.
TRIBUNNEWS.COM - Inilah daftar lima berita internasional terpopuler kali ini.
Sorotan utama tertuju pada rencana China membangun kapal induk baru yang dinilai akan memperkuat ambisi militernya, serta dugaan sumbangan dana Jeffrey Epstein ke Israel yang menimbulkan kontroversi.
Berikut berita populer internasional selengkapnya.
1. Armada Kapal Induk China Akan Berkembang Pesat, Berapa Jumlah Kapal yang Akan Dibangun?
Angkatan Laut Amerika Serikat merupakan angkatan laut terkuat di dunia dengan jumlah kapal induk yang besar.
AS memiliki armada 11 kapal induk aktif, belum termasuk sembilan kapal serbu amfibi yang berbeda dari kapal induk.
China diyakini tengah berupaya keras untuk menyamai kekuatan angkatan laut AS.
Hal ini mendorong Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA Navy/PLAN) untuk membangun armada kapal induk supernya sendiri.
Mengutip Slash Gear, PLAN saat ini memiliki tiga kapal induk, salah satunya merupakan kapal penjelajah berat bekas Uni Soviet yang telah dimodifikasi.
Dua lainnya merupakan desain yang lebih baru, sejalan dengan ambisi China untuk mengerahkan total sembilan kapal induk pada 2035.
Hal tersebut didasarkan pada laporan Departemen Pertahanan AS yang merinci kepentingan China dalam membangun kekuatan militernya agar menjadi pesaing yang hampir setara dengan Amerika Serikat.
Meskipun China juga mengoperasikan tiga kapal induk serbu amfibi, target utamanya adalah mengerahkan sembilan kapal induk penuh, yang meski belum menyamai jumlah kapal induk AS, akan mendekatinya secara signifikan.
Baca juga: Rusia Bantu Modernisasi Militer China, Kini Justru Jadi Pesaing Global
Selain itu, sebagian besar armada kapal induk AS terdiri dari kapal induk kelas Nimitz yang sudah berusia tua.
Kapal-kapal tersebut kini sedang digantikan oleh kapal induk kelas Gerald R. Ford yang baru dikembangkan, yang merupakan kapal induk tercanggih di dunia.
Meskipun kapal induk AS memiliki masa pakai sekitar 50 tahun, kapal-kapal tersebut menjalani peremajaan dan modernisasi besar-besaran pada tahun ke-25 masa operasionalnya.
Namun, apa pun kapal induk baru yang dikembangkan China berpotensi diluncurkan dengan teknologi yang lebih mutakhir, persenjataan rudal hipersonik yang lebih banyak, dan kemampuan tempur lainnya.
Baca tanpa iklan