Polisi Prancis Tangkap 9 Orang Terkait Kematian Aktivis Sayap Kanan Quentin Deranque
Otoritas Prancis melakukan penangkapan besar-besaran terhadap sembilan terduga pelaku pembunuhan aktivis sayap kanan di kota Lyon.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- Kepolisian Prancis menangkap sembilan orang dalam penyelidikan pembunuhan Quentin Deranque, seorang aktivis sayap kanan yang tewas di Lyon.
- Penangkapan ini merupakan pengembangan dari investigasi awal yang sebelumnya mengamankan empat tersangka.
- Kasus ini memicu ketegangan politik nasional dan perdebatan mengenai kekerasan antarkelompok ideologi, sementara pihak jaksa terus mendalami motif utama di balik serangan fatal tersebut.
TRIBUNNEWS.COM – Otoritas keamanan Prancis meningkatkan intensitas penyelidikan atas kematian Quentin Deranque, seorang aktivis sayap kanan yang tewas dalam sebuah insiden kekerasan di Kota Lyon.
Hingga hari ini, Kepolisian Prancis melaporkan telah menangkap sembilan orang yang diduga terlibat langsung maupun tidak langsung dalam aksi pengeroyokan fatal tersebut.
Langkah ini merupakan pengembangan signifikan dari penyidikan awal.
Melansir laporan France 24, pada awalnya polisi hanya menahan empat tersangka tak lama setelah tubuh Deranque ditemukan.
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, jaksa penuntut umum memperluas jangkauan pencarian hingga berhasil mengamankan lima orang tambahan.
Kronologi Lengkap Kejadian
- Kamis (12/2/2026) Sore Hari
Aksi protes digelar di dekat kampus Sciences Po Lyon menentang kehadiran politisi sayap kiri Rima Hassan.
Massa dari kelompok sayap kanan dan kiri berkumpul di kawasan Vieux Lyon yang padat.
Ketegangan meningkat ketika kedua kubu saling melontarkan provokasi verbal.
Aparat keamanan yang berjaga berupaya membubarkan kerumunan.
- Kamis (12/2/2026) Malam Hari
Menurut laporan The Guardian, bentrokan fisik pecah sekitar pukul 19.30 waktu setempat.
Quentin Deranque diduga terpisah dari kelompoknya dan diserang oleh sedikitnya enam orang bertopeng.
Para pelaku disebut menggunakan batang besi dan benda tumpul lainnya.
Rekaman CCTV memperlihatkan korban terjatuh setelah menerima pukulan berulang kali ke bagian kepala.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera menghubungi layanan darurat.
- Kamis (12/2/2026) Malam (Setelah Kejadian)
Deranque dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar dan mengalami pendarahan otak serius.