Pakar Intelijen: Sikap, Gestur, Pidato Prabowo Bertemu Delegasi Israel Ditunggu Masyarakat Indonesia
publik Indonesia menaruh perhatian besar pada sikap Presiden Prabowo di forum internasional tersebut termasuk dengan Perdana Menteri Israel
Pakar Intelijen: Sikap, Gestur, dan Pidato Prabowo Bertemu Delegasi Israel Ditunggu Masyarakat Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pengamat terorisme dan keamanan internasional Ridlwan Habib menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Forum Rapat Perdana Board of Peace (BOP) di Washington DC akan menjadi momen penting bagi arah diplomasi Indonesia, khususnya terkait isu Palestina dan hubungan dengan Israel.
Forum tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis malam waktu Washington DC atau Jumat pagi waktu Indonesia, 20 Oktober 2026.
Indonesia dan Israel yang selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik, kini sama-sama tergabung dalam Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tersebut.
Baca juga: Donald Trump Gelar Rapat Perdana Board of Peace: Prabowo Hadir, Sekutu AS Malah Menjauh
Ridlwan yang juga koordinator eksekutif Indonesia Intelligence Institute mengatakan publik Indonesia menaruh perhatian besar pada sikap Presiden Prabowo di forum internasional tersebut, termasuk kemungkinan interaksi langsung dengan delegasi Israel.
“Kita menunggu pidato Presiden Prabowo di forum Board of Peace. Publik juga akan memperhatikan bagaimana interaksi presiden dengan delegasi Israel. Apakah berjabat tangan atau berpelukan, atau cipika-cipiki. Itu akan sangat memengaruhi respons netizen Indonesia dan perkembangan diplomasi kita,” ujar Ridlwan.
Menurut dia, momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menegaskan posisi politik luar negeri, terutama terkait konflik Israel–Palestina.
Ridlwan berharap Presiden Prabowo menyampaikan sikap tegas terhadap tindakan Israel terhadap rakyat Palestina di hadapan forum internasional, apalagi jika delegasi Israel hadir secara langsung.
"Kita sungguh berharap, Presiden Prabowo menyampaikan dengan tegas, di muka forum BoP untuk mengutuk tindakan Israel yang semena-mena terhadap Rakyat Palestina,"
Ia menilai forum internasional tersebut dapat menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk menegaskan peran diplomatik sekaligus menunjukkan kepemimpinan di isu perdamaian global.
“Kita tunggu bersama bagaimana sikap dan pernyataan Presiden di forum itu,” kata Ridlwan.
Para Perwakilan Negara yang Hadir
Dalam pertemuan pertama BoP, Indonesia, diwakili langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, telah terkonfirmasi akan menjadi salah satu negara yang turut hadir di konferensi tingkat tinggi tersebut.
Adapun negara-negara lain yang sudah dipastikan akan hadir di rapat perdana Board of Peace ini adalah Qatar, Arab Saudi, Mesir, Hungaria, dan bahkan Belarusia, negara yang menjadi anggota Board of Peace meski dijatuhi sanksi AS dan Eropa karena mendukung perang Rusia melawan Ukraina.
Dikutip dari CNN, pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya mengungkap ada beberapa tokoh lain yang nantinya akan menyampaikan pidato di rapat perdana BoP ini, di antaranya sebagai berikut.
- Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio
- Menantu Donald Trump, Jared Kushner
- Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz
- Utusan Khusus AS Steve Witkoff
- Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair, yang duduk di Komite Eksekutif Board of Peace
- Perwakilan Tinggi sekaligus diplomat yang menjadi penghubung utama antara Board of Peace dan komite teknokrat Palestina, serta ditugaskan untuk melucuti Hamas, Nickolay Mladenov
Dua sumber mengatakan negara anggota BoP yang hadir akan diberi waktu dua menit untuk berbicara.
Baca tanpa iklan