Perbandingan Kekuatan 5 Negara Pengirim Pasukan ke Gaza: Siapa Terkuat?
Global Firepower memberikan gambaran perbandingan kuat-lemahnya kapasitas militer Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania
Penulis:
Facundo Chrysnha Pradipha
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Indonesia menjadi negara terkuat di antara lima pengirim pasukan ke Gaza, berada di peringkat ke-13 dunia versi Global Firepower 2026.
- Maroko dan Kazakhstan masuk kategori kekuatan menengah dengan kapasitas militer moderat.
- Albania dan Kosovo tercatat sebagai yang paling kecil dari sisi personel dan alutsista.
TRIBUNNEWS.COM - Seiring dengan pengumuman komitmen pengiriman pasukan dari lima negara untuk mendukung misi stabilisasi di Jalur Gaza di bawah International Stabilization Force (ISF), muncul pertanyaan tentang bagaimana potensi kekuatan militer masing-masing negara.
Data dari lembaga pemeringkat kekuatan militer global seperti Global Firepower memberikan gambaran perbandingan kuat-lemahnya kapasitas militer Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania dalam konteks personel, alat utama sistem persenjataan (alutsista), dan indeks kekuatan keseluruhan.
Indonesia menempati posisi paling unggul di antara kelima negara tersebut dalam konteks Global Firepower Index 2026.
Indonesia
Indonesia tercatat berada di urutan ke-13 dari 145 negara di dunia dalam indeks kekuatan militer (PwrIndx 0,2582), menandakan kapasitas militer konvensional yang relatif besar dan beragam dibandingkan negara lain dalam misi ISF.
Kapasitas Indonesia mencakup jumlah personel aktif yang besar di semua matra, darat, laut, dan udara, serta inventaris alutsista yang signifikan seperti ratusan kendaraan tempur, pesawat udara, hingga kapal perang.
Indonesia juga memiliki angkatan udara yang solid dalam jumlah pesawat, serta kekuatan laut dengan ratusan unit kapal.
Posisi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan militer terkuat di kawasan Asia Tenggara dan Asia secara keseluruhan, sekaligus paling siap secara sumber daya jika diukur dari kuantitas kemampuan konvensional di antara lima negara pengirim pasukan.
Maroko
Maroko memiliki peringkat militer yang lebih moderat.
Dalam penilaian Global Firepower, Maroko berada di kisaran peringkat pertengahan (sekitar posisi 56–61 dalam beberapa versi data), mencerminkan kapasitas militer yang lebih kecil dari Indonesia namun relatif kuat di konteks Afrika Utara.
Baca juga: 5 Negara Termasuk Indonesia yang Berjanji Kirim Pasukan ke Gaza, Total Capai 20 Ribu Tentara
Maroko didukung oleh jumlah personel militer yang cukup besar, total lebih dari 200.000 prajurit aktif, dan inventaris armada yang mencakup ribuan kendaraan militer, ratusan tank, serta puluhan pesawat dan helikopter.
Namun dalam perbandingan global, Maroko masih jauh tertinggal dari kekuatan militer negara-negara besar di dunia, terutama dalam aspek alutsista berat dan kemampuan proyektil jangka jauh.
Kazakhstan
Kazakhstan memiliki kemampuan militer yang juga berskala menengah.
Dalam indeks GFP terbaru, Kazakhstan diposisikan di urutan sekitar 58 dalam daftar kekuatan militer dunia, menggambarkan kapasitas yang lebih rendah dari Indonesia namun berada di atas banyak negara kecil.
Sebagai negara dengan wilayah daratan luas, Kazakhstan membangun kekuatan militer terutama di sektor darat dan logistik, walau spesifik jumlah unit alutsista berat seperti tank dan pesawat tidak setinggi negara-negara kelas atas.
Dengan posisi geografis yang strategis di Asia Tengah, kemampuan militer Kazakhstan lebih diarahkan kepada pertahanan teritorial daripada kekuatan proyeksi global.
Baca tanpa iklan