Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gerak Cepat Meksiko Pasca 'El Mencho' Tewas, 10.000 Tentara Amankan Wilayah Rawan

Meksiko kerahkan 10.000 tentara usai El Mencho tewas. Kerusuhan pecah, 73 orang tewas, penjara diserang, hingga sorotan pada kesiapan Piala Dunia 2026

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Meksiko mengerahkan 10.000 tentara setelah kematian bos kartel CJNG, El Mencho, memicu gelombang kerusuhan, blokade jalan, dan pembakaran di wilayah Jalisco.
  • Kekerasan menewaskan sedikitnya 73 orang, termasuk 25 personel keamanan, serta memicu serangan penjara yang membuat 23 narapidana kabur dan mengganggu aktivitas ekonomi.
  • Situasi keamanan memicu peringatan perjalanan internasional dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Meksiko bergerak cepat dengan mengerahkan sekitar 10.000 personel militer untuk memulihkan keamanan setelah kematian gembong narkoba Nemesio “El Mencho” Oseguera memicu gelombang kekerasan di berbagai wilayah.

El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (Jalisco New Generation Cartel/CJNG), tewas setelah terlibat baku tembak dengan pasukan militer di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco, pada Minggu (22/2/2026).

Ia sempat dievakuasi menggunakan pesawat ke Mexico City untuk mendapatkan perawatan medis, namun meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka tembak yang dideritanya.

Kematian salah satu tokoh kartel paling berpengaruh di Meksiko itu langsung memicu kerusuhan.

Kelompok pendukungnya dilaporkan memblokir sejumlah jalan utama, membakar kendaraan, serta merusak toko dan fasilitas usaha sebagai bentuk reaksi atas kematian pemimpin mereka.

Aksi kekerasan terpusat di wilayah Jalisco, yang selama ini menjadi basis utama CJNG. Namun, situasi juga merembet ke kota wisata Puerto Vallarta, destinasi populer bagi turis asing, terutama dari Amerika Serikat.

Rekomendasi Untuk Anda

Situasi keamanan semakin memburuk setelah sebuah penjara di Jalisco diserang kelompok bersenjata. Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 23 narapidana melarikan diri setelah fasilitas pemasyarakatan diberondong tembakan.

Buntut situasi ini data pemerintah mencatat, sedikitnya 73 orang tewas dalam rangkaian kerusuhan pasca kematian El Mencho

Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menyebut 25 korban di antaranya merupakan personel Garda Nasional yang gugur dalam enam serangan terpisah di Jalisco.

Dampak terhadap Aktivitas dan Peringatan Internasional

Meski situasi mulai berangsur terkendali pada Senin (23/2/2026), aktivitas ekonomi belum sepenuhnya pulih. Banyak toko masih tutup, terutama di ibu kota negara bagian, Guadalajara.

Sejumlah negara seperti Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya yang hendak berkunjung ke wilayah terdampak.

Baca juga: Sosok El Mencho, Bos Kartel Narkoba Meksiko yang Disebut Tewas, Ternyata Pernah Jadi Polisi

Pemerintah Australia juga meminta warganya meningkatkan kewaspadaan. Akibat situasi keamanan tersebut, puluhan penerbangan dari dan ke Amerika Utara dilaporkan dibatalkan.

Sorotan terhadap Kesiapan Piala Dunia 2026

Meningkatnya kekerasan juga memunculkan kekhawatiran terhadap kesiapan Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, yang akan digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Meksiko dijadwalkan menggelar 13 pertandingan di beberapa kota, termasuk Guadalajara yang akan menjadi lokasi empat pertandingan. Namun, wilayah ini kini menjadi pusat perhatian karena meningkatnya aktivitas kelompok kriminal.

Pengamat menilai stabilitas keamanan menjadi faktor krusial untuk menjamin keselamatan suporter internasional, tim peserta, serta kelancaran operasional ajang olahraga berskala global tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas