5 Populer Internasional: Iran Borong Rudal Supersonik CM-302 China - Viral Monyet Punch dari Jepang
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Iran hampir menyelesaikan kesepakatan pembelian rudal supersonik CM-302 dari China.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Artikel ini menyoroti lima isu internasional yang sedang ramai diperbincangkan.
- Iran hampir menyelesaikan kesepakatan pembelian rudal supersonik CM-302 dari China, yang memiliki jangkauan 300 km dan kecepatan Mach 2–3, sehingga dianggap mampu menantang dominasi kapal induk Amerika Serikat di Timur Tengah.
- Ketegangan meningkat dengan pengerahan kapal induk USS Gerald R. Ford oleh AS, yang dinilai sebagai strategi tekanan dalam negosiasi nuklir.
TRIBUNNEWS.COM - Beragam peristiwa penting mewarnai pemberitaan dunia dalam 24 jam terakhir.
Iran hampir finalkan pembelian rudal supersonik CM-302 dari China, yang memiliki jangkauan hingga 300 km, kecepatan Mach 2–3, dan sulit dideteksi radar.
Semantara itu, viral Punch, bayi monyet makaka Jepang yang ditinggalkan induknya dan menjadi perhatian dunia.
Berikut berita populer internasional selengkapnya.
1. Iran Siapkan Senjata Baru, Borong Rudal Supersonik CM-302 Buatan China Demi Imbangi Kekuatan AS
Iran dilaporkan tengah memperkuat kemampuan militernya dengan menyiapkan senjata baru berupa rudal jelajah anti-kapal supersonik CM-302 buatan China.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah serta kekhawatiran Teheran terhadap potensi konflik yang lebih luas.
Berdasarkan laporan Reuters, Iran hampir menyelesaikan kesepakatan pembelian rudal CM-302 yang memiliki jangkauan sekitar 300 kilometer.
Tak seperti rudal lainnya, CM-302 yang diproduksi oleh perusahaan milik negara China, China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) termasuk dalam kategori rudal jelajah anti-kapal berkecepatan tinggi yang dirancang untuk menyerang target laut bernilai strategis.
Secara teknis, CM-302 memiliki beberapa spesifikasi utama, diantaranya memiliki jangkauan operasional sekitar 280–300 kilometer, memungkinkan peluncuran dari jarak jauh di luar jangkauan pertahanan kapal.
Adapun kecepatan terbangnya mencapai supersonik (sekitar Mach 2 hingga Mach 3), sehingga waktu reaksi sistem pertahanan lawan menjadi sangat terbatas.
CM-302 juga dirancang menggunakan profil sea-skimming, yaitu terbang sangat rendah di atas permukaan laut. Teknik ini membuat rudal lebih sulit terdeteksi radar dan meningkatkan peluang menembus sistem pertahanan udara kapal.
Dari sisi daya hancur, rudal ini membawa hulu ledak berdaya ledak tinggi yang dirancang untuk merusak atau melumpuhkan kapal perang besar, termasuk kapal perusak hingga kapal induk.
Sistem pemandunya menggabungkan navigasi inersia dengan radar aktif pada fase akhir untuk memastikan akurasi saat mendekati target.
Dengan kombinasi jangkauan jauh, kecepatan tinggi, dan kemampuan menghindari deteksi, CM-302 dianggap sebagai salah satu rudal anti-kapal paling canggih dalam arsenal ekspor militer China dan dirancang untuk meningkatkan kemampuan serangan laut negara penggunanya.
Baca tanpa iklan