Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Jakarta
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:08
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:13
‘Isya’ 19:22

Rusia dan Ukraina Bertukar Jenazah Tentara: 1.000 Jasad Berbanding 35 Jenazah

Pihak Rusia dilaporkan menerima jenazah 35 tentaranya sebagai ganti mengirimkan seribu jenazah pasukan Ukraina

zoom-in Rusia dan Ukraina Bertukar Jenazah Tentara: 1.000 Jasad Berbanding 35 Jenazah
Tribunnews.com/@vr_medinskiy
BERTUKAR JENAZAH - Petugas medis Rusia berpakaian hazmat mengangkat kantong jenazah berisi jasad tentara Ukraina dalam pertukaran jenazah pasukan kedua negara. 

Rusia dan Ukraina Bertukar Jenazah Tentara: 1.000 Jasad Berbanding 35 Jenazah 

TRIBUNNEWS.COM - Rusia telah menyerahkan jenazah 1.000 tentara Ukraina kepada Kyiv, kata penasihat Kremlin Vladimir Medinsky pada Kamis (26/2/2026).

Pihak Rusia dilaporkan menerima jenazah 35 tentaranya sebagai gantinya.

Medinsky, yang pernah menjabat sebagai kepala negosiator dalam perundingan perdamaian, mempublikasikan sebuah gambar di Telegram yang menunjukkan para pekerja berseragam putih mengangkat kantong mayat dari bagian belakang truk pendingin. 

Baca juga: Barat: Rusia Kehilangan Banyak Prajurit, Tak Sanggup Lancarkan Serangan Besar hingga Beberapa Bulan

Dia tidak menyebutkan kapan dan di mana pertukaran itu terjadi.

Markas besar Ukraina untuk perawatan tawanan perang mengkonfirmasi inisiatif repatriasi dan berterima kasih kepada Palang Merah Internasional atas keterlibatannya.

Rusia dan Ukraina telah memulangkan ribuan jenazah tentara mereka sejak Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi skala penuh lebih dari empat tahun lalu.

Pertukaran terbaru ini terjadi setelah para pejabat Ukraina, Rusia, dan Amerika bertemu di Swiss pekan lalu sebagai bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang.

Meskipun banyak pertemuan baru-baru ini antara kedua negara yang bertikai tersebut berakhir dengan kesepakatan pertukaran tahanan dan jenazah, tampaknya tidak ada pihak yang siap menandatangani perjanjian perdamaian.

Pertukaran pada hari Kamis adalah yang kedua yang dilakukan sepanjang tahun ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas