Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 178 Kurikulum Merdeka: Uji Pemahaman

Berikut ini kunci jawaban mata pelajaran PKN Kelas 10 Halaman 178 Kurikulum Merdeka terdapat bagian Uji Pemahaman pada Bagian 4.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 178 Kurikulum Merdeka: Uji Pemahaman
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
SOAL DAN JAWABAN - Foto pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMKN 1 Manggar, Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Minggu (3/11/2025). Simak kunci jawaban PKN Kelas 10 Halaman 178 pada Bagian 4. 

TRIBUNNEWS.COM – Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) Kelas 10 halaman 178 Kurikulum Merdeka pada Bagian 4 memiliki judul Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada buku PKN Kelas 10 halaman 178, siswa diminta mengerjakan Uji Pemahaman tentang paham kebangsaan.

Materi masuk dalam buku PKN Kelas 10 halaman 178 karangan Abdul Waidl dkk, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kunci jawaban PKN Kelas 10 halaman 178 pada bagian Uji Pemahaman hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah. 

Berikut Tribunnews menyajikan kunci jawaban PKN Kelas 10 halaman 178.

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 178

Uji Pemahaman

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 138 Kurikulum Merdeka: Suku-suku di Indonesia

Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kalian tentang unit ini, jawablah pertanyaan berikut:

Rekomendasi Untuk Anda

a. Apa yang kalian ketahui tentang paham kebangsaan?

Jawaban:

Paham kebangsaan adalah suatu pemahaman atau keyakinan yang menekankan pentingnya persatuan, kesatuan, dan identitas sebagai suatu bangsa.

b. Bagaimana konsepsi paham kebangsaan menurut Soekarno?

Jawaban:

Menurut Soekarno, paham kebangsaan merupakan dasar penting dalam membangun negara Indonesia.

Ia melihat kebangsaan sebagai semangat persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia.

Soekarno menekankan bahwa kebangsaan Indonesia bukan bersifat sempit (chauvinistik), tetapi kebangsaan yang inklusif dan mengakui pluralitas bangsa. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas