Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Starmer Siap Bantu Negara Teluk Cegat Drone Iran, Libatkan Pakar dari Ukraina dan Militer Inggris

Perdana Menteri  Inggris, Keir Starmer mengatakan pakar dari Ukraina akan membantu negara-negara Teluk mencegat drone Iran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Keir Starmer menyatakan Inggris akan membantu negara-negara Teluk mencegat drone Iran dengan melibatkan pakar dari Ukraina.
  • Sementara itu, Rusia meningkatkan serangan rudal dan drone ke Ukraina sepanjang Februari, terutama menargetkan infrastruktur energi.
  • Presiden Volodymyr Zelensky juga memuji langkah Belgia yang menyita kapal tanker diduga bagian dari armada bayangan Rusia.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.468 pada Senin (2/3/2026).

Perdana Menteri  Inggris, Keir Starmer mengatakan pakar dari Ukraina akan membantu negara-negara Teluk mencegat drone Iran.

Langkah itu diambil setelah serangan balasan Iran menyusul operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran.

Starmer menegaskan Inggris tidak terlibat langsung dalam serangan tersebut.

Namun London akan terus menjalankan langkah pertahanan di kawasan Timur Tengah.

Inggris juga berencana mengirim pakar militer bersama ahli Ukraina untuk membantu mitra Teluk menembak jatuh drone Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu analisis Agence France-Presse menunjukkan Rusia meningkatkan serangan rudal ke Ukraina sepanjang Februari.

Rusia dilaporkan menembakkan 288 rudal dan lebih dari 5.000 drone jarak jauh, terutama menargetkan infrastruktur energi Ukraina.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan perubahan situasi di Iran harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyatnya.

Ia juga menuduh Teheran memasok drone Shahed kepada Rusia yang telah digunakan dalam perang di Ukraina.

Di sisi lain, Belgia menyita kapal tanker Ethera yang diduga bagian dari armada bayangan Rusia untuk menghindari sanksi Barat.

Baca juga: Kronologi Anak Bos Kriminal Ukraina Diculik di Bali, Dimintai Tebusan Rp 168 Miliar

Berita Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina dimulai secara terbuka pada 24 Februari 2022, saat Rusia melancarkan serangan militer besar-besaran ke sejumlah wilayah Ukraina.

Serangan ini terjadi setelah hubungan kedua negara memburuk selama bertahun-tahun, terutama karena perbedaan sikap politik dan keamanan.

Akar konflik bermula sejak runtuhnya Uni Soviet, ketika Rusia dan Ukraina menjadi negara merdeka dengan arah kebijakan yang berbeda.

Ukraina kemudian semakin mendekat ke negara-negara Barat, termasuk Eropa dan Amerika Serikat, melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas