Garda Revolusi Iran Targetkan Kantor PM Israel Netanyahu, Serangkaian Ledakan Terdengar di Yerusalem
Garda Revolusi Iran mengatakan mereka menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan mereka menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas komandan angkatan udara.
Hal ini sebagaimana dilaporkan AFP pada Senin (2/3/2026).
Serangkaian ledakan baru terdengar di atas Yerusalem pada hari Senin, menurut laporan wartawan AFP, setelah militer Israel mengatakan telah mendeteksi rudal baru yang diluncurkan dari Iran.
Sementara, Garda Revolusi Iran mengumumkan, mereka telah melancarkan serangan rudal terhadap pemerintah Israel di Tel Aviv serta pusat-pusat keamanan dan militer di Haifa dan serangan terhadap Yerusalem timur.
Amerika Serikat dan Israel menargetkan Iran dalam serangan terkoordinasi selama akhir pekan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan puluhan tokoh senior lainnya, serta memicu respons keras Iran yang mengancam perang regional yang lebih luas.
Sekutu AS berjanji untuk membantu menghentikan serangan rudal dan pesawat tak berawak Iran.
Kelompok militan Lebanon, Hizbullah, mengklaim serangan terhadap Israel untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun, dan Israel membalas.
Dengan meninggalnya Khamenei, Republik Islam kini harus memilih pemimpin tertinggi untuk pertama kalinya sejak tahun 1989.
Presiden AS Donald Trump telah mendesak warga Iran untuk memanfaatkan momen ini dan menggulingkan teokrasi yang menindak keras protes nasional awal tahun ini. Namun, tidak ada tanda-tanda hal itu terjadi.
Dikutip dari AP News, Washington mengklaim bahwa Iran sedang membangun kembali program nuklirnya dalam beberapa bulan terakhir.
Iran mengatakan bahwa mereka tidak melakukan pengayaan uranium sejak Juni 2025, tetapi mereka telah menghalangi inspektur IAEA untuk mengunjungi lokasi-lokasi yang dibom Amerika.
Baca juga: Kejutan Rudal Kheibar, Iran Serang Kantor Netanyahu dan Markas Komandan AU Israel
Korban Tewas di Iran
Perang di Timur Tengah meluas di berbagai front pada hari Senin, dengan serangan dari Iran dan milisi yang didukung Iran menghantam Israel dan negara-negara Arab.
Seorang pejabat senior Iran mengisyaratkan bahwa tidak akan ada negosiasi dengan Amerika Serikat, dan Palang Merah Iran mengatakan setidaknya 555 orang telah tewas sejauh ini di Republik Islam tersebut.
Serangan udara oleh Israel dan Amerika Serikat terjadi di Iran, dan pasukan Israel menghantam target di Lebanon selatan yang menewaskan 31 orang, dalam perang yang dimulai dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Diberitakan AP News, sebuah serangan di Iran pada hari Senin tampaknya menyebabkan siaran televisi pemerintah Iran terhenti.
Baca tanpa iklan