Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Meski Ukraina Dilanda Perang dengan Rusia, Zelensky Dukung AS Serang Iran, Apa Dampaknya?

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menjadi pemimpin dunia pertama yang mendukung serangan AS ke Iran. Apa dampaknya?

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Tiara Shelavie

Ringkasan Berita:
  • Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menjadi pemimpin dunia pertama yang menyatakan dukungan terhadap serangan AS dan Israel ke Iran.
  • Analis politik menilai, bagi Ukraina, langkah tersebut merupakan pilihan logis.
  • Sebab, Iran merupakan sekutu Kremlin yang telah mendukung agresi Rusia terhadap Ukraina.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, membuat langkah diplomatik berani dengan memberikan dukungan penuh atas operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Analis politik menilai, bagi Ukraina, langkah tersebut merupakan pilihan logis.

Sebab, Iran merupakan sekutu Kremlin yang telah mendukung agresi Rusia terhadap Ukraina.

Bahkan, Iran juga memasok persenjataan berupa drone ke Rusia.

Tak hanya itu, Zelensky juga berusaha untuk mengambil hati Presiden AS, Donald Trump.

"Kami mendukung Amerika Serikat dalam operasi ini untuk menunjukkan sikap kemitraan kami terhadap AS, dan untuk memanfaatkan kontradiksi objektif yang muncul antara AS dan Rusia," kata analis politik Volodymyr Fesenko kepada Kyiv Independent.

Rekomendasi Untuk Anda

"Rusia adalah sekutu Iran, dan kami menunjukkan bahwa kami berada di pihak Amerika Serikat," jelasnya.

Meski begitu, strategi yang dilakukan Zelensky ini masih belum jelas apakah berhasil atau tidak.

Permusuhan Trump terhadap sekutu Rusia seperti Iran dan Venezuela belum memengaruhi hubungannya dengan Kremlin.

Terlebih lagi, Trump enggan memprovokasi Moskow dan mengambil sikap yang lebih pro-Ukraina dalam perundingan perdamaian.

Pedang Bermata Dua bagi Ukraina

Baca juga: Pakar Ungkap Potensi Negara-negara Timur Tengah Ikut Memerangi Iran

Sementara itu, perang di Iran dapat berdampak negatif pada Ukraina dengan mengalihkan perhatian Washington dan menguras sumber dayanya.

Hal ini dapat menghentikan penjualan senjata AS ke Kyiv.

"Jika rezim Islamis tidak digulingkan — dan peluangnya saat ini tidak tinggi — kita akan menghadapi konflik berkepanjangan, yang akan mengalihkan sumber daya dari Ukraina," kata Ryhor Nizhnikau, seorang ahli Rusia di Institut Urusan Internasional Finlandia, kepada Kyiv Independent.

"Semakin lama perang berlangsung dan semakin besar ketidakstabilan regional yang ditimbulkannya, semakin buruk dampaknya bagi Ukraina," jelasnya lagi.

Selain itu, Iran yang terdesak dikhawatirkan akan semakin mempererat kerja sama militernya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai bentuk pertahanan bersama.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas