Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Baru Perang Lima Hari Versus Iran, AS Boncos! Alami Kerugian Hingga Rp 35 Triliun

Selama perang lima hari lamanya selain instalasi militer, sejumlah misi diplomatik Amerika Serikat juga terdampak, termasuk di Riyadh dan Kuwait City.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: willy Widianto
zoom-in Baru Perang Lima Hari Versus Iran, AS Boncos! Alami Kerugian Hingga Rp 35 Triliun
HO/IST
RUSAK - Analisis citra satelit komersial menunjukkan serangan presisi rudal dan drone Iran menghancurkan terminal SATCOM, radome, dan infrastruktur komunikasi di sekitar radar pelacak rudal AN/TPY-2 di sejumlah basis militer AS di Bahrain, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. 

Sejak Sabtu, Iran dilaporkan menargetkan sedikitnya tujuh lokasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah, termasuk pangkalan di Bahrain, Kuwait, Irak, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Di Kuwait, sejumlah bangunan di Pangkalan Udara Ali Al Salem dilaporkan mengalami kerusakan struktural. Camp Arifjan disebut menjadi lokasi tewasnya enam personel militer Amerika Serikat, sementara Camp Buehring dilaporkan terkena serangan drone di dalam perimeter pangkalan.

Baca juga: Iran Berkabung, Gelar Upacara Pemakaman 3 Hari untuk Lepas Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei

Rekaman yang diverifikasi The New York Times menunjukkan Iran berulang kali menargetkan instalasi militer di Bandara Internasional Erbil, Irak. Citra satelit memperlihatkan sedikitnya empat bangunan mengalami kerusakan atau hancur.

Selain instalasi militer, sejumlah misi diplomatik Amerika Serikat juga terdampak, termasuk di Riyadh dan Kuwait City. Laporan The Washington Post menyebut beberapa fasilitas sensitif di kompleks diplomatik turut mengalami dampak serangan.

Dengan total kerugian yang mendekati 2 miliar dolar AS hanya dalam lima hari pertama konflik, serangan Iran terhadap aset militer Amerika Serikat di Timur Tengah menandai salah satu kerusakan material terbesar yang dialami Washington dalam satu episode eskalasi regional dalam beberapa tahun terakhir. (Anadolu/New York Times/Washington Post)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas