Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengapa Iran Menyerang Pusat Data AS di Bahrain dan Dubai?

Pasukan Garda Revolusi Iran meluncurkan serangan drone ke pusat data Amazon di Bahrain dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Mengapa Iran Menyerang Pusat Data AS di Bahrain dan Dubai?
TRIBUNNEWS/
PERANG IRAN - Info grafis peta kekuatan perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran. TRIBUNNEWS 

Militer modern sangat bergantung pada pusat data untuk mengumpulkan intelijen, untuk komunikasi, untuk mensimulasikan dan mempersempit target.

AS menggunakan alat AI Claude untuk penilaian intelijen, identifikasi target, dan simulasi skenario pertempuran di Iran.

Iran mungkin saja menyerang pusat data AWS sebagai balas dendam terhadap AS karena menggunakan AI dalam perang. Pusat data juga memproses informasi lokal.

Ini bisa jadi upaya Iran untuk melumpuhkan pengumpulan informasi lokal di Teluk oleh pasukan AS dan Israel agar tidak dapat melakukan operasi militer lebih lanjut.

Pusat Data Lumpuhkan Banyak Organisasi

Pusat data telah menjadi pusat saraf bagi bisnis di seluruh dunia. 

Pusat data memproses dan mentransfer data berbasis cloud, sehingga membantu bisnis di seluruh dunia melakukan transaksi dengan lancar.

Setiap bisnis saat ini membutuhkan data untuk menjalankan operasinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan adanya sistem berbasis cloud ini, bisnis telah mengurangi investasi pada perangkat keras lokal.

Oleh karena itu, kerusakan pada pusat data akan melumpuhkan beberapa organisasi bisnis sekaligus.

Bahwa kerugian yang terbatas, seperti yang diklaim oleh Amazon, berdampak pada bisnis dan menyebabkan harga sahamnya turun sebesar 2?alah contoh yang menunjukkan hal tersebut.

Oleh karena itu, Iran mungkin memiliki tiga alasan di balik penargetan pusat data sebuah perusahaan Amerika.

Pusat data seperti kilang modern, hanya saja mereka berurusan dengan data, tetapi membutuhkan investasi miliaran dolar.

Kedua, penargetan pusat data dapat bertujuan untuk melumpuhkan penggunaan informasi untuk penggunaan AI dalam operasi militer.

Dan ketiga, hanya dengan menyerang satu pusat, layanan dari banyak bisnis dapat terpengaruh.

Sumber: CNN/India Today/Fars

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas