China Bangun Kapal Induk Ke-4, Diduga Bertenaga Nuklir
China bangun kapal induk keempat Tipe 004, kemungkinan nuklir, perkuat kemampuan maritim global dan operasi angkatan laut jarak jauh
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- China dilaporkan tengah membangun kapal induk keempat, Tipe 004, kemungkinan bertenaga nuklir, di galangan Dalian
- Jika benar, China akan menjadi negara ketiga dunia dengan kapal induk nuklir
- Kapal ini diperkirakan memiliki jangkauan operasi lebih luas dan kecepatan lebih tinggi, mendukung strategi China menjadi angkatan laut “blue-water” yang mampu operasi global
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, BEIJING — China dilaporkan sedang membangun kapal induk keempat yang kemungkinan menggunakan tenaga nuklir, berdasarkan analisis terbaru citra satelit yang diperoleh media internasional.
Jika benar menggunakan tenaga nuklir, China berpotensi menjadi negara ketiga di dunia yang memiliki kapal induk nuklir, setelah Amerika Serikat dan Prancis.
Kapal induk baru yang dikenal sebagai Tipe 004 tersebut saat ini sedang dibangun di galangan kapal Dalian, Provinsi Liaoning.
Citra satelit terbaru menunjukkan bahwa pembangunan kapal telah memasuki tahap yang lebih maju, termasuk kemungkinan instalasi ruang reaktor dan mesin.
Analis pertahanan menilai desain kapal ini memiliki ciri khas kapal induk nuklir.
Foto satelit yang diambil 17 Februari menunjukkan adanya dua kompartemen reaktor yang dilindungi serta hingga empat ruang mesin, menurut analisis Tom Shugart, mantan awak kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat yang kini menjadi peneliti senior di Center for a New American Security.
Baca juga: Daftar Negara yang Evakuasi Warganya Imbas Konflik di Timur Tengah, Indonesia hingga China
Shugart menyatakan kemungkinan kapal tersebut menggunakan tenaga nuklir “sangat tinggi”, karena struktur yang terlihat mirip dengan tahap awal pembangunan kapal induk nuklir terbaru Amerika Serikat, kelas Gerald R. Ford.
Analis pertahanan independen asal Belgia, Frederik Van Lokeren, juga menilai tata letak struktur pada dek kapal memperlihatkan dua bukaan persegi besar yang kemungkinan akan menjadi tempat pemasangan reaktor nuklir.
Apabila benar menggunakan tenaga nuklir, kapal induk ini akan memiliki jangkauan operasi yang jauh lebih panjang dan kecepatan jelajah yang lebih tinggi dibanding kapal induk konvensional milik China sebelumnya.
Saat ini China sudah memiliki angkatan laut terbesar di dunia berdasarkan jumlah kapal, dengan kecepatan pembangunan kapal perang yang diperkirakan tiga kali lebih cepat dibanding Amerika Serikat.
Sebelumnya, kapal induk terbaru China “Fujian” (Tipe 003), yang merupakan desain domestik paling canggih, mulai dioperasikan pada November 2025.
Menurut pejabat pertahanan Amerika Serikat, China diperkirakan menargetkan memiliki hingga sembilan kapal induk dalam 10 tahun ke depan.
Namun pemerintah China belum secara resmi mengonfirmasi apakah kapal induk Tipe 004 akan menggunakan tenaga nuklir.
Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington, Liu Pengyu, menyatakan bahwa pengembangan kapal induk China akan ditentukan berdasarkan kebutuhan pertahanan nasional dan bukan ditujukan terhadap negara tertentu.
Baca tanpa iklan