Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Raih 85 Persen Suara Dewan Pakar

Mojtaba Khamenei pimpin Iran! Raih 85% suara Dewan Pakar & langsung komandoi Operasi 'Janji Setia 4' ke Israel usai wafatnya Ali Khamenei.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Raih 85 Persen Suara Dewan Pakar
HO/IST/Press TV
PEMIMPIN BARU IRAN — Majelis Khobregan (Dewan Pakar Kepemimpinan) resmi menetapkan Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Ketiga Republik Islam Iran, Senin (9/3/2026). Putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei ini terpilih dengan dukungan lebih dari 85 persen suara di tengah eskalasi konflik pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel. 
Ringkasan Berita:
  • Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi ditetapkan sebagai Pemimpin Ketiga Republik Islam Iran.
  • Terpilih dengan suara mutlak dari Majelis Khobregan (Dewan Pakar Kepemimpinan) di tengah situasi perang.
  • Langsung komandoi Operasi 'Janji Setia 4' ke wilayah Israel usai wafatnya Ali Khamenei.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Jakarta mengonfirmasi penunjukan Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Ketiga Republik Islam Iran.

Putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei tersebut ditetapkan sebagai pemimpin baru setelah memperoleh dukungan lebih dari 85 persen suara dari Majelis Khobregan atau Dewan Pakar Kepemimpinan.

Suksesi kepemimpinan ini terjadi saat Iran dalam kondisi darurat militer dan duka nasional.

Pemimpin Tertinggi sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan wafat akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) lalu, yang juga menelan ribuan korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Berdasarkan Pasal 107 dan 108 Konstitusi Iran, Dewan Pakar yang dipilih langsung oleh rakyat setiap delapan tahun sekali, tetap menjalankan tugas konstitusionalnya meski di bawah risiko ancaman keamanan yang tinggi.

"Pemilihan ini membuktikan Republik Islam Iran tidak bergantung pada satu individu, melainkan sistem yang berlandaskan supremasi hukum dan suara rakyat," tulis keterangan resmi Kedubes Iran untuk Indonesia, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Mojtaba Khamenei Terpilih jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump Tak Tinggal Diam: Tak Bertahan Lama

Instruksi Militer Perdana

Penunjukan Mojtaba Khamenei segera diikuti dengan langkah militer yang tegas. Sebagai pemimpin baru, ia langsung memegang kendali atas operasi serangan balasan yang diklaim sebagai bentuk pembelaan diri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pagi ini tahap ke-30 dari Operasi 'Janji Setia 4' dilaksanakan di bawah komando kepemimpinan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei terhadap wilayah-wilayah zionis Israel," tambah pernyataan tersebut.

Kedubes Iran menegaskan bahwa transisi ini bertujuan menjaga stabilitas negara di tengah hilangnya sejumlah pejabat tinggi dan komandan militer senior dalam serangan sebelumnya.

Di sisi lain, komunitas internasional terus memantau eskalasi di kawasan ini. Penunjukan Mojtaba Khamenei diprediksi para pengamat akan mempertahankan garis kebijakan keras Iran terhadap AS dan sekutunya di Timur Tengah.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas