Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

AS Cabut Sanksi Minyak Rusia yang Tertahan di Laut Selama 30 Hari

AS mencabut sanksi minyak Rusia sementara selama 30 hari. Negara atau perusahaan bisa membeli minyak Rusia yang masih ada di kapalnya di laut.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in AS Cabut Sanksi Minyak Rusia yang Tertahan di Laut Selama 30 Hari
Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 9 Januari 2026. Pada 12 Maret 2026, AS mencabut sanksi minyak Rusia sementara selama 30 hari. Negara atau perusahaan bisa membeli minyak Rusia yang masih ada di kapalnya di laut. 

Data tersebut dapat digunakan untuk melatih sistem AI agar mampu mengenali target di medan perang secara otomatis. 

Banyak perusahaan dan negara sekutu tertarik memanfaatkan data ini untuk meningkatkan teknologi militer mereka.

  • Uni Eropa Ancam Hentikan Dana Biennale Jika Rusia Ikut

Komisi Eropa memperingatkan akan menghentikan pendanaan untuk Venice Biennale jika penyelenggara tetap mengizinkan Rusia berpartisipasi. 

Festival seni tersebut menerima dana sekitar €2 juta dari Uni Eropa. 

Ukraina menilai keikutsertaan Rusia dapat menjadi cara bagi Moskow untuk menutupi tuduhan kejahatan perang.

  • Ukraina dan Rumania Sepakat Produksi Drone Bersama

Ukraina dan Romania menandatangani kesepakatan awal untuk memproduksi sistem pertahanan, termasuk drone militer, di wilayah Rumania. 

Negara anggota Uni Eropa dan NATO ini berbatasan langsung dengan Ukraina sepanjang sekitar 650 km.

Rekomendasi Untuk Anda

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina menghadapi invasi Rusia.

  • Rusia Tuduh Ukraina Serang Jalur Pipa Gas ke Turki

Kremlin menuduh Ukraina mencoba menyerang fasilitas gas utama di Rusia selatan yang memasok energi ke Turki menggunakan drone. 

Menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, target serangan adalah stasiun kompresor Russkaya yang menjadi bagian dari jalur pipa internasional. 

Rusia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan berbahaya yang dapat mengganggu keamanan energi kawasan.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas