Di Tengah Rumor Kematian Benjamin Netanyahu, Iran: Jika Masih Hidup, Akan Dibunuh
Rumor kematian Netanyahu merebak usai video viral. Garda Revolusi Iran ancam: jika masih hidup, akan diburu dan dibunuh.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Rumor kematian PM Israel Benjamin Netanyahu merebak setelah video viral diduga rekayasa AI.
- Garda Revolusi Iran menegaskan, jika Netanyahu masih hidup, ia akan terus diburu dan dibunuh.
- Pemerintah Israel membantah kabar kematian, namun absennya Netanyahu di rapat perang memicu spekulasi publik.
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah merebaknya rumor kematian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dipicu beredarnya video viral, Garda Revolusi Iran mengeluarkan pernyataan keras.
Mereka menegaskan, jika Netanyahu masih hidup, maka ia akan terus diburu dan dibunuh dengan seluruh kekuatan.
Melalui situs resmi mereka, Sepah News, pasukan elite Iran tersebut menyatakan akan terus memburu Netanyahu di tengah konflik yang masih berlangsung antara Iran dengan Israel serta Amerika Serikat.
“Jika penjahat pembunuh anak-anak ini masih hidup, kami akan terus memburunya dan membunuhnya dengan seluruh kekuatan,” tulis pernyataan yang dikutip dari Sepah News, Minggu (15/3/2026).
Pernyataan tersebut mempertegas sikap konfrontatif Iran terhadap kepemimpinan Netanyahu yang selama ini dianggap sebagai simbol kebijakan militer Israel, khususnya dalam konflik di kawasan Gaza.
Ancaman tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik regional yang melibatkan serangan lintas batas serta operasi militer antara Iran, Israel, dan sekutunya.
Baca juga: Donald Trump Terkejut Negara-Negara Teluk Menjadi Target Serangan Balasan Iran
Video Netanyahu Viral, Diduga Rekayasa AI
Di tengah situasi yang memanas, sebuah video yang menampilkan Netanyahu juga viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Sejumlah pengguna media sosial menilai terdapat kejanggalan dalam tampilan visual video tersebut, sehingga muncul dugaan bahwa rekaman tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Salah satu akun di platform X bahkan menyoroti dugaan kejanggalan pada bagian tangan Netanyahu.
“Terakhir kali saya cek, manusia biasanya tidak punya 6 jari… AI punya. Apakah Netanyahu sudah tidak ada lagi?” tulis akun X @gigabaseed.
Spekulasi tersebut semakin ramai diperbincangkan setelah sebelumnya beredar rumor yang menyebut Netanyahu meninggal dunia akibat serangan rudal di tengah konflik yang meningkat antara Iran dan Israel.
Baca juga: Israel Bombardir Pos Basij di Teheran, Paramiliter Iran Jadi Sasaran, Keamanan Diperketat
Pemerintah Israel Bantah Rumor Kematian
Namun, kantor Perdana Menteri Israel dengan tegas membantah kabar tersebut.
Kepada koresponden Anadolu Agency, pihak kantor Netanyahu menyatakan bahwa informasi mengenai kematian sang perdana menteri adalah tidak benar.
Baca tanpa iklan