Beredar Rekaman Detik-Detik Mojtaba Selamat dari Serangan Israel yang Tewaskan Ali Khamenei
Audio bocor ungkap Mojtaba Khamenei lolos dari serangan yang tewaskan Ali Khamenei, kini dirawat di Moskow
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Rekaman audio mengungkap Mojtaba Khamenei selamat dari serangan Israel setelah keluar dari kompleks sebelum ledakan yang menewaskan Ali Khamenei.
- Ia dilaporkan terluka dan kini dirawat di Moskow, memicu spekulasi global soal kondisinya.
TRIBUNNEWS.COM - Rekaman audio mengungkap momen dramatis Mojtaba Khamenei, Pemimpin Agung Iran, lolos dari serangan rudal Israel yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menargetkan kediamannya di Teheran pada 28 Februari 2026, yang dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran pada 1 Maret 2026.
Insiden ini memicu masa berkabung 40 hari dan meningkatkan ketegangan regional.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Perintahkan para Pejabat yang Diangkat Ayahnya Tetap Pada Posisinya
Detik-Detik Selamatnya Mojtaba Khamenei
Seperti dilansir dari New York Post, Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan selamat dari serangan rudal Israel yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, hanya karena keluar dari kompleks beberapa menit sebelum ledakan terjadi.
Laporan tersebut mengutip rekaman audio bocor dari pertemuan internal pejabat tinggi Iran yang membahas serangan pada 28 Februari lalu di Teheran.
Dalam rekaman itu disebutkan bahwa Mojtaba sempat bersama ayahnya sebelum keluar “untuk melakukan sesuatu” di area taman.
Tak lama setelah ia meninggalkan lokasi, rudal balistik Israel jenis Blue Sparrow menghantam kompleks tersebut dan menewaskan sejumlah pejabat tinggi serta anggota keluarga.
Mazaher Hosseini, kepala protokol kantor pemimpin tertinggi, dalam rekaman itu menyebut kejadian tersebut sebagai “kehendak Tuhan” yang membuat Mojtaba selamat dari maut.
“Ia sedang berada di luar dan hendak kembali ke dalam saat rudal menghantam bangunan,” ujarnya dalam pertemuan tertutup pada 12 Maret.
Meski selamat, Mojtaba dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian kaki.
Namun, istrinya yang disebut sebagai Haddad dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Serangan itu juga menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk pejabat militer tinggi.
Rekaman audio tersebut menggambarkan dampak serangan yang sangat dahsyat, dengan beberapa korban sulit dikenali akibat kekuatan ledakan.
Selain itu, disebutkan bahwa setidaknya tiga rudal digunakan dalam serangan tersebut, masing-masing menghantam titik berbeda di dalam kompleks, termasuk kediaman keluarga.
Baca tanpa iklan