Profil Ali Larijani, Filsuf dan Arsitek Keamanan Iran yang Gugur dalam Serangan Israel
Ali Larijani, tokoh keamanan dan politik kunci Iran, tewas dalam serangan Israel saat perang memanas. Sosok pragmatis ini berpengaruh besar.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, dilaporkan tewas dalam serangan Israel.
Konfirmasi disampaikan Dewan Keamanan Nasional Iran pada Selasa (17/3/2026).
Ali Larijani gugur selang beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz menyebut Larijani menjadi target serangan udara.
Dilansir Al Jazeera dan AFP, Larijani merupakan pejabat Iran paling senior yang terbunuh sejak Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei gugur pada awal perang AS-Israel melawan Iran, yang pecah pada Sabtu (28/2/2026).
Dalam serangan yang sama, Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani juga dilaporkan tewas.
Larijani dikenal sebagai tokoh pragmatis yang memiliki pengaruh besar dalam kebijakan keamanan Iran.
Ia memiliki latar belakang akademis di bidang filsafat Barat dan menulis tesis tentang pemikiran Immanuel Kant.
Selain dikenal sebagai intelektual, Larijani juga menjadi figur penting dalam diplomasi Iran, termasuk mendukung kesepakatan nuklir dengan negara-negara Barat pada 2015.
Karier panjang di pemerintahan Iran
Karier politik Larijani mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari komandan awal di Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Kemudian menjadi Menteri Kebudayaan, kepala lembaga penyiaran negara IRIB, hingga Ketua Parlemen selama tiga periode antara 2008–2020.
Dilansir The Wall Street Journal, ia kembali ke posisi kunci keamanan nasional pada 2025 dan memimpin respons militer Iran terhadap serangan gabungan AS–Israel.
Peran sentral dalam strategi perang Iran
Baca juga: Menhan Israel: Ali Larijani Dilenyapkan, Ini Sosok Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran
Sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Larijani dinilai menjadi arsitek strategi keamanan dan militer Iran selama krisis.
Ia juga terlibat dalam koordinasi peluncuran rudal balasan serta pengendalian stabilitas domestik.
Analis menyebut kematiannya sebagai pukulan besar bagi struktur politik dan militer Iran.
Mengutip laporan Al Jazeera, elite Iran melihat Larijani sebagai penghubung penting antara aparat keamanan, militer, dan institusi politik negara.
Baca tanpa iklan