PCIM Jepang Gelar Salat Idul Fitri Serentak di 10 Kota
PCIM Jepang gelar Salat Id serentak di berbagai wilayah, dorong persatuan lewat KHGT, perbedaan disikapi bijak, zakat pun disalurkan
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- PCIM Jepang dan Muhammadiyah Japan menggelar Salat Idul Fitri 1447 H serentak di berbagai wilayah Jepang dengan khidmat dan kebersamaan
- Kegiatan ini mendorong persatuan melalui Kalender Hijriyah Global
- Perbedaan disikapi bijak. Dana zakat terkumpul disalurkan, serta kolaborasi dengan KBRI dan komunitas diapresiasi
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang bersama Muhammadiyah Japan kembali menyelenggarakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah secara serentak di berbagai wilayah Jepang, Jumat (20/3/2026).
Pelaksanaan ibadah hari raya tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, melibatkan berbagai komunitas Muslim Indonesia serta pengelola masjid di Jepang, mulai dari wilayah Hokkaido hingga Kyushu.
Ketua PCIM Jepang, Mujahidin Ahmad, dalam sambutan siaran persnya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ibadah Idul Fitri yang penuh berkah tersebut.
“Alhamdulillah, pada pagi hari yang penuh berkah ini kita dapat berkumpul dalam suasana kemenangan, merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah,” ujar Ahmad.
Baca juga: Ratusan Personel Disiagakan Jelang Malam Takbiran hingga Salat Id di Masjid Istiqlal
Serentak di Banyak Prefektur
Berdasarkan laporan dari Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah di berbagai daerah, Salat Idul Fitri tahun ini digelar secara serentak di sejumlah wilayah, antara lain: Hokkaido, Tokyo, Chiba, Osaka, Kanazawa, Hiroshima, Fukuyama, Ehime, Kitakyushu dan Fukuoka.
Serta beberapa lokasi lainnya, bahkan hingga luar negeri yang memiliki semangat serupa dalam mengamalkan persatuan umat.
Dorong Kalender Hijriyah Global
Pelaksanaan serentak ini tidak lepas dari upaya Muhammadiyah dalam mensyiarkan konsep Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), sebagai bagian dari ijtihad untuk menyatukan waktu ibadah umat Islam di seluruh dunia.
KHGT dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadirkan sistem kalender yang Unifikatif, Ilmiah, Berkemajuan.
Guna memperkuat persatuan umat Islam secara global.
Perbedaan Disikapi dengan Bijak
PCIM Jepang juga menyoroti adanya perbedaan pelaksanaan Idul Fitri pada tahun ini.
Namun, perbedaan tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat ukhuwah Islamiyah.
“Perbedaan ini justru menjadi momentum untuk saling memahami, menghargai, dan mempererat kolaborasi dalam kebaikan,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi.
Melalui Kantor Layanan LazisMu Jepang, PCIM melaporkan telah menghimpun dana zakat, infak, sedekah, dan fidyah sebesar 943.664 yen.
Dana tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik di Jepang maupun di Indonesia, dari Aceh hingga Papua.
Baca tanpa iklan