Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keberadaan Mojtaba Khamenei Jadi Teka-Teki, AS dan Israel Bingung Siapa yang Mengendalikan Iran

Mojtaba Khamenei jarang muncul, IRGC diduga pegang kekuasaan efektif Iran, dunia menunggu kepastian di tengah risiko geopolitik dan energi global.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Korps Garda Revolusi Islam diduga memegang kendali operasional Iran sementara Pemimpin Tertinggi baru, Mojtaba Khamenei, jarang tampil di publik.
  • Meski IRGC berperan dominan, pejabat Iran menegaskan Mojtaba tetap Pemimpin Tertinggi secara hukum dan simbolik.
  • Ketidakpastian kepemimpinan Iran menimbulkan risiko geopolitik dan energi global, mengingat posisi strategis negara ini di jalur Selat Hormuz.

TRIBUNNEWS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memuncak setelah Mojtaba Khamenei resmi menjadi Pemimpin Tertinggi Iran pada 9 Maret 2026.

Ia naik tahta menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara gabungan AS dan Israel pada 28 Februari 2026.

Namun, pasca pelantikan, keberadaan Mojtaba putra ke-2 dari  Ali Khamenei hingga kini masih menjadi misteri, membingungkan intelijen Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Menurut laporan Axios, ketidakhadirannya di publik menjadi bahan diskusi selama pengarahan intelijen Presiden AS Donald Trump.

Bahkan Pejabat AS turut mempertanyaan siapa yang benar-benar memegang kendali di Teheran.

Pemimpin Baru yang Misterius

Sejumlah pihak juga menyebut Mojtaba sebagai “Pemimpin Baru yang Misterius” karena sejak naik tahta ia jarang muncul di depan publik.

Rekomendasi Untuk Anda

Teka-teki itu muncul lantaran selama menjabat, pernyataan pertama Mojtaba pada 12 Maret dan pesan Tahun Baru Persia (Nowruz) pada 20 Maret dibacakan oleh media pemerintah, bukan disampaikan langsung olehnya.

Oleh karena itu media Israel dan AS menyebut bahwa Mojtaba kemungkinan masih hidup, tetapi belum memiliki kendali penuh atas negara.

Klaim tersebut sejalan dengan mencuatnya isu yang menyatakan Mojtaba diam‑diam dievakuasi ke Moskow, Rusia, untuk menerima perawatan medis dan operasi rahasia di fasilitas yang dikaitkan dengan kediaman Presiden Vladimir Putin di Rusia.

Laporan itu bahkan menyebut ia telah menjalani operasi dan kini dalam perawatan intensif di sana.

Namun, klaim tersebut mendapat bantahan keras dari pemerintah Iran.

Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, mengatakan bahwa kabar Mojtaba dirawat di Moskow tidak benar dan merupakan bagian dari upaya “perang psikologis” atas situasi yang memanas.

Baca juga: Profil Motjaba, Konglomerat Properti Iran Dikabarkan Jadi Pengganti Ali Khamenei

IRGC Diduga Pegang Kekuasaan Efektif

Ketidakpastian terkait keberadaan Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi baru Iran, memunculkan spekulasi serius mengenai siapa yang memegang kendali praktis atas negara.

Menurut laporan Latin Times, selama ketidakpastian kepemimpinan ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kemungkinan memegang kekuasaan efektif.

IRGC sendiri adalah institusi militer dan keamanan yang memiliki pengaruh besar dalam politik, ekonomi, dan strategi militer Iran.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas