Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dulu Dirudal Iran, Kini Kapal Thailand Dapat Izin Lewat Selat Hormuz

Hubungan antara kedua negara sebelumnya sempat panas setelah terjadinya insiden penembakan kapal Thailand Mayuree Naree oleh otoritas Iran

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Dulu Dirudal Iran, Kini Kapal Thailand Dapat Izin Lewat Selat Hormuz
Royal Thai Naval Spokesperson Facebook
KAPAL THAILAND DITEMBAK - Unggahan resmi โฆษกกองทัพเรือ Naval Spokesperson terkait serangan rudal yang menimpa kapal Kargo Thailand Mayuree Naree di Selat Hormuz pada Rabu (11/3/2026). 

Sementara itu, pihak Bangchak Corp juga membenarkan informasi bahwa mereka tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun kepada Iran untuk menghindari blokade di wilayah perairan strategis tersebut.

Oman Jembatani Negosiasi Thailand dan Iran

Selain jalur diplomatik antara Bangkok dan Teheran, otoritas Oman ternyata juga ikut membantu negosiasi antara kedua negara guna memastikan keamanan kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Kedutaan Besar Thailand di Muscat yang selama ini bekerja sama erat dengan otoritas pemerintahan Oman untuk mengatasi masalah tersebut.

Upaya kolektif ini dilakukan di tengah ketegangan geopolitik yang telah mengganggu distribusi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia yang melewati jalur tersebut.

Selain kapal milik Bangchak, satu unit kapal lain milik SCG Chemicals pada Rabu ini (25/3/2026) dikabarkan tengah menunggu izin serupa untuk melintasi selat tersebut.

Baca juga: Iran Tegaskan Pertahankan Kendali Selat Hormuz, AS Kirim Rencana 15 Poin Akhiri Perang Timur Tengah

Keberhasilan transit tanker Bangchak ini menjadi kabar positif setelah insiden tragis dua minggu lalu yang menimpa kapal Mayuree Naree.

Seperti yang diwartakan sebelumnya,  Kapal jenis bulk carrier milik perusahaan SET-listed Precious Shipping Plc tersebut dihantam proyektil pada hari 11 Maret 2026 saat melintasi Selat Hormuz tanpa muatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Ledakan yang mengenai bagian buritan kapal memicu kebakaran hebat di ruang mesin.

Dikutip dari Thairath, total 23 awak kapal, 20 orang berhasil dievakuasi oleh Angkatan Laut Oman menggunakan sekoci. 

Tiga awak kapal lainnya hingga saat berita ini ditulis masih belum ditemukan.

(Tribunnews.com/Bobby)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas